SUKABUMIUPDATE.com - Karyawan Teras Bank Rakyat Indonesia (BRI) Pasar Pelita Kota Sukabumi yang diancam oleh perempuan berpisau, Rabu (1/2) sore, ternyata terluka. Korban berusaha melawan saat pelaku menempelkan pisau diperutnya.
Saat memberikan keterangan kepada penyidik Kepolisian Sektor (Polsek) Cikole, korban atas nama Novi Yustiana (25) menceritakan bahwa pelaku masuk dan antri di layanan teller. Pelaku masih cukup santai saat tiba gilirannya berharapan dengan Novi, yang sore itu bertugas melayani konsumen.
Saat berhadapan di meja, tiba-tiba pelaku mengeluarkan pisau dan menempelkanya di perut Novi. “Dia bilang pelan jangan teriak. Saya panik, langsung dorong pisaunya dan dia terjatuh terus saya minta tolong sambal teriak,†jelas Novi yang tinggal Kampung Ciandam, RT 01/08, Kelurahan Cibereum Hilir, Kecamatan Cibereum, Kota Sukabumi.
BACA JUGA:
Acungkan Pisau Wanita Ini Datangi BRI Kota Sukabumi Seorang Diri
Â
Giliran PKL Pasar Pelita Kota Sukabumi Laporkan PT AKA ke Polisi
Â
Dewan: BOT Biang Kerok Mangraknya Pembangunan Pasar Pelita Kota Sukabumi
Akibat aksi perlawanan tersebut, telapak tangan kanan Novi terluka terkena pisau milik pelaku. Pelaku yang saat itu jatuh langsung diringkus oleh warga yang ada di depan Kantor Teras BRI Pasar Pelita di Jalan Terusan Stasiun, Kelurahan Gunung Parang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.
“Saya kenal sama pelaku, dia pernah juga bekerja di BRI. Dulu sering ketemu kalau ada acara BRI Kota Sukabumi,†lanjut Novi kepada sukabumiupdate.com.
Bahkan sehari sebelumnya, Novi sempat bertemu dengan pelaku di depan kantor Teras BRI Pasar Pelita. “Kami saling sapa saja, kayaknya dia mau ke kantor tapi udah tutup, jadi dia datangnya hari ini, itu kan sore sebelum pelayanan tutup,†tuturnya.
Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan penyidik Polsek Cikole. Pisau, lakban coklat milik pelaku, bersama uang seratus ribu rupiah yang sedang dipegang korban diamankan sebagai barang bukti.
Sejauh ini Polsek Cikole belum memberikan keterangan resmi, karena pengakuan pelaku terus berbeli-belit.