SUKABUMIUPDATE.com - Sudah sejak tiga tahun lalu uang koin pecahan Rp1000 bersarang di dalam perut Danianis (12). Cerita bermula sejak gadis itu masih duduk di salah satu sekolah dasar di Kota Padang, Sumatera Barat.
Awalnya, anak kedua dari dua bersaudara pasangan Marlis (45) dan Ela (49) itu, hanya iseng menggigit uang logam tersebut di sekolahnya. Tiba-tibag dari belakang seorang teman membuatnya kaget, hingga tanpa sadar mengakibatkan koin yang tengah digigit Danianis tertelan.
Masalah tidak berhenti sampai di situ, karena takut dimarahi oleh ayahnya, ia pun tak berani menceritakan kejadian tersebut kepada kedua orangtuanya.Â
BACA JUGA:
Sempat Adu Mulut, Remaja Cicurug Kabupaten Sukabumi Telan Koin Rupiah Dirawat
Kisah Tak Terungkap dari Ujang Nurjani, Bocah Warungkiara Kabupaten Sukabumi
Bak Jatuh Tertimpa Tangga, Kisah Keluarga dari Warungkiara Kabupaten Sukabumi
Bocah Hirschsprung Warungkiara Kabupaten Sukabumi Butuh Uluran Tangan
Sudah sejak dua bulan lalu Ela dan kedua anaknya memutuskan kembali dari Padang ke kampung halamannya di Kampung Bebera RT 02/04, Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.
Sejak itu Danianis kerap merasakan sakit di bagian perutnya, hingga akhirnya sang ibu membawanya ke salah satu rumah sakit (RS) di Cicurug. “Anjuran dokter harus dilakukan rontgen, dan saya kaget ketika melihat hasilnya, terlihat jelas ada bulatan logam di dalam perutnya. Setelah didesak, Danianis mengaku kalau dulu pernah ketelen uang koin,†terang Ela kepada sukabumiupdate.com, Rabu (8/2).
Atas rujukan dokter rumah sakit, Ela pun membawa Danianis ke RS R Syamsudin, SH., Kota Sukabumi, dibantu oleh Pemerintah Desa Tenjolaya.Â
