SUKABUMIUPDATE.com - Kunjungan PERSIB ke markas PSMS Medan di Stadion Teladan, Minggu (26/3), seperti menyusuri kenangan perjalanan karier Supardi. Hal itu tak lepas karena peran PSMS yang menempa bek asal Pekanbaru, Riau, tersebut.
Menurutnya, tim berjuluk Ayam Kinantan itulah yang membuat mentalnya terasah untuk menjadi pesepakbola profesional. "Terus terang Medan tetap membekas dalam hati aku," ujar Supardi.
"Aku mulai dapat bermain yang nyaman di Medan bukan bersama PSPS. Walaupun setelahnya, di PSPS aku mulai inti satu tahun tak tergantikan," kata pemain bernomor punggung 22 ini.
Antusias sudah pasti dirasakan oleh Supardi menghadapi laga besok. Menurutnya, pertandingan duel klasik yang sesungguhnya PERSIB adalah kontra PSMS, meskipun banyak yang memandang dengan tim lain saat ini. Dipastikan laga tersebut akan berlangsung seru.
"Pertandingan el clasico yang sebenarnya Bandung dan Medan. Seingat aku, dulu gairahnya besar saat dua tim ini bertemu, jadi memang beda animonya," tutupnya.
Â
Sumber: Persib.co.id