SUKABUMIUPDATE.com - Jalur Sukabumi-Bogor kembali menelan korban. Kali ini, seorang remaja pengendara sepeda motor matic Honda Scoopy dengan nomor polisi F 4688 UAG, tewas seketika, setelah tubuhnya tergilas tronton B 9785 UFU yang bermuatan batu kapur, Jumat (24/3) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.
Setia Nugraha (23), warga Kampung Caringin RT 02/04, Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mengalami luka parah pada bagian kepala, hingga akhirnya tewas seketika. Usai kejadian, korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi, Kecamatan Cibadak.
Peristiwa nahas yang menimpa Setia terjadi di Jalan Raya Siliwangi, tepatnya di Kampung Ciutara RT 16b/07, Desa Pondokkasolandeuh, Kecamatan Parungkuda.
Ade Zaelani (35), salah seorang saksi mata menuturkan, peritiwa terjadi ketika lalu lintas tengah padat dan macet akibat ada truk bermuatan pasir yang mogok. Semua kendaraan dari arah Cibadak menuju Bogor semua mengambil lajur berlawanan, sehingga jalanan menjadi sempit.
BACA JUGA:
Warga Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi Tewas Ditabrak Truk LPG
Sepasang Suami Istri Jadi Korban Tabrak Lari di Parungkuda Kabupaten Sukabumi
Sopir Kena Serangan Jantung, Truk LPG Gusur Angkot, Motor, dan PKL di Cibadak Kabupaten Sukabumi
“Kondisi jalan ke arah Cicurug sedang macet, karena ada truk pasir mogok, sehingga truk tangki kapur dari arah Cibadak menuju Bogor mengambil lajur kanan, tiba-tiba dari belakang sebuah motor Scoopy hitam yang searah dengan truk tangki hendak menyalib, tapi malah tersenggol bodi truk dan akhirnya terjatuh tepat di roda kanan belakang,†terang Ade kepada sukabumiupdate.com.
Sementara sopir tangki kapur, Endin bin Sunta (34), mengaku tidak sadar jika telah terjadi kecelakaan. Ia baru mengetahui peristiwa tersebut setelah diberitahu oleh sesama pengemudi.
“Saya baru mengetahui setelah dikasih tahu sama pengendara lain, kalau truk saya melindas pengendara sepeda motor. Akhirnya saya berhenti, dan untuk keselamatan jiwa, saya menyerahkan diri ke polisi,†aku Endin.
Pengakuan Endin diamini salah seorang anggota Unit Lalu Lintas Kepolisian Sektor (Polsek) Cicurug, Aiptu Tugino. Menurutnya, Endin mengamankan diri di Markas Polsek Cicurug, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kasus tersebut akan ditangani oleh Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi. “Betul diamankan di Mapolsek Cicurug, dan kasusnya diserahkan ke Unit Laka Lantas Polres sukabumi,†jelas Tugino.