Sukabumi Update

KPU Kota Sukabumi Sosialisasikan Pembentukan PPS dan PPK

SUKABUMIUPDATE.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, sosialisasikan pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), disalah satu hotel di Jalan Bhayangkara, Kamis (5/10/2017).

Pantauan sukabumiupdate.com sosialisasi pembentukan PPK dan PPS tersebut dilakukan terhadap Pemerintah Kecamatan, dan kelurahan se Kota Sukabumi.

Ketua KPU, Hamzah mengungkapkan alasan melibatkan para camat dan lurah, pertama karena untuk membantu sisi pengumumannya kepada masyarakat.

BACA JUGA: Mengenal Balkot Si Maskot KPU Kota Sukabumi

Keduanya sambung Hamzah, berkaitan dengan netralitas yang disampaikan pihak Inspektorat, dan BKD, berkaitan dengan fasilitas Pemerintah Daerah (Pemda) terhadap penyelenggara Pemilukada.

"Nantinya mereka (camat dan lurah) memberikan satu pengumuman, entah menempelkan pengumuman atau kegiatan lain di wilayahnya untuk disampaikan ke masyarakat," ungkapnya kepada sukabumiupdate.com usai sosialisasi, siang tadi.

BACA JUGA: Pilkades Serentak, Wakil Bupati Sukabumi: Siap Kalah dan Siap Menang

Selain itu, lanjut Hamzah, tempat untuk pelaksanakan sekretariat PPK, dan PPS, juga bisa direncankan dari sekarang, manakala ada, kalaupun tidak ada ruang, segera konfirmasi terhadap KPU.

"Jadi permasalahan dapat terdeteksi sedini mungkin di tiap wilayah. Jika sekretariat pun belum ada, kita usulkan dari Pemda. Untuk sarana dan prasarana lainnya bisa diinventarisir dari sekarang, jika tidak bisa, segera melapor ke KPU," beber Hamzah.

BACA JUGA: 11 Balon Kepala Desa Kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi, Lolos Uji Kompetensi

Pengumumannya nanti, kata Hamzah, akan dimulai pada 12 Oktober 2017, berikut pendaftaran sampai ditutup 16 Oktober, peran di tiap wilayah sangat penting supaya nanti animo masyarakat meningkat.

"Jangan sampai saatnya nanti, sepi pendaftar. Sementara untuk petugas PPK tetap menggunakan lima orang, sesuai peraturan KPU tahun lalu (2016). Kecuali untuk Pileg, dan Pilpres, PPK tiga orang," pungkasnya.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI