Sukabumi Update

Bingung Tentukan Pasangan, Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi Galau

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi, Jona Arizona mengaku tidak mau tergesa-gesa dalam menentukan mitra koalisi, dalam menghadapi Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi 2018.

Lantaran dirinya berkeinginan, baik mitra koalisi maupun figur yang diusung harus beriringan, sesuai dengan harapan masyarakat.

Bahkan partai berlambang pohon beringin itu saat ini malah membuka peluang bagi posisi calon Wakil Wali Kota, agar bisa berpasangan dengan calon Wali Kota dari koalisi Parpol lain.

BACA JUGA: Ketua DPD Golkar Kota Sukabumi masih Pilih-Pilih Pasangan

"Bicara posisi, dari awal, Golkar tidak terlalu ego. Mau nomor satu, atau dua, tergantung pertimbangan dari DPP. Kalau saya layak di nomor dua, kenapa tidak? Begitu juga, ketika diperintahkan nomor satu, harus siap. Tinggal melihat analisi dan pertimbangan lainnya. Meskipun dalam SK, saya diperintahkan maju untuk menjadi Wali Kota," beber Jona, kepada sukabumiupdate.com usai acara syukuran HUT Golkar ke-53 di Kantor DPD Golkar, Kota Sukabumi, Minggu (22/10/2017).

Jona menegaskan, secara pribadi tidak menjadi soal, posisinya menjadi calon Wali Kota, atau Wakil Wali Kota.

Menurutnya, bukanlah sebuah harga mati. "Yang terpenting, nanti bisa saling mengisi, satu sama lain, dan pasangan ini representasi keinginan, serta harapan masyarakat Kota Sukabumi," tegasnya.

Jona mengaku, partai Golkar sudah membentuk Badan Pengendali dan Pemenangan Pemilu (Bappilu) untuk menganalisis dan mempertimbangkan dengan siapa dirinya akan bermitra koaliasi, dan siapa figur yang akan berdampingan.

BACA JUGA: Bapilu DPD Partai Golkar Kota Sukabumi Akan Evaluasi Pengurus

"Intinya, kita sangat berhati-hati, mempertimbangkan penentuan mitra koalisi. Menjalin silaturahmi dan komunikasi dengan beberapa Parpol, termasuk figur yang bakal maju juga, sudah dilakukan," imbuhnya.

Ditambahkan Jona, dari kajian ilmiah, analisis politik, serta hasil survei, saat ini terdapat dua nama figur yang mengerucut mendampinginya, pada Pilwalkot Sukabumi nanti.

Hanya saja, Jona masih merahasiakannya. "Dengan siapapun saya dipasangkan, tidak ada masalah. Mau dari kalangan birokrat, politisi, atau pengusaha. Yang penting, figur itu yang diinginkan dan pilihan masyarakat Kota Sukabumi," tegasnya.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI