Sukabumi Update

Kapolri Tito Minta Kapolres Petakan Wilayah Rawan Konflik Pilkada

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian memerintahkan seluruh Kepala Kepolisian Resor untuk memetakan wilayah yang diperkirakan rawan konflik menjelang Pemilihan Ketua Daerah serentak 2018. Hal ini untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan dan ketertiban di masyarakat.

"Saya sudah bicara dengan semua Kapolres untuk memetakan wilayah mereka. Untuk pengamanan lebih awal, jadi perlu diketahui wilayah yang rawan terjadi konflik di mana saja,” kata Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Kamis, 11 Januari 2018.

Menurut Tito, biasanya suatu wilayah berubah menjadi rawan konflik setelah para calon kepala daerah mendaftarkan dirinya ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat. Tito mengatakan, untuk mengamankan agenda Pilkada, pihak kepolisian akan melakukan koordinasi dengan berbagai lembaga diantaranya TNI, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Ketua Komisi Pemerintahan Dewan Perwakilan Rakyat Zainudin Amali mensinyalir ada tiga provinsi di Pulau Jawa yang rentan akan konflik dalam pilkada 2018. Ketiga provinsi itu yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Adapun daerah rawan konflik di luar Pulau Jawa lainnya, menurut Zainudin yaitu Aceh, Papua, Kalimantan Barat, Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan. Zainudin mengatakan, maraknya politik uang, isu SARA, serta penyebaran fitnah atau hoax di media sosial.

"Konflik ini rentan terjadi di daerah berpenduduk banyak seperti tiga provinsi di Jawa itu," kata Zainudin.

Untuk mengantisipasi konflik pilkada, Bawaslu telah bertemu dengan Kapolri Tito Karnavian untuk membahas perihal Pilkada 2018 tersebut. "Kami sudah melakukan koordinasi dengan semua pihak. TNI, Kominfo dan BSSN serta semua stakeholder terkait lain," ujar Tito.

 Sumber: Tempo

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI