Sukabumi Update

Begini Reaksi Disnakertrans Kabupaten Sukabumi Soal Lemahnya K3

SUKABUMIUPDATE.com - Disnakertrans Kabupaten Sukabumi berharap perusahan mematuhi segala peraturan termasuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Disnakertrans begitu menyayangkan kalau K3 di Sukabumi baru mencapai 40 persen.

"Kami dari Disnakertrans Kabupaten Sukabumi berharap harus lebih banyak perusahaan yang mempunyai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Informasi dari Asosiasi K3 baru sekitar 40 persen keinginan kita tahun ini bergerak mencapai target maksimal," ujar Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Syarat Kerja Disnakertrans, Ahmad Muladi dalam seminar K3 di Hotel Iscalton, Cicurug, Kamis (11/1/2018).

Ia menambahkan, seminar seperti ini sangat tepat dilaksanakan untuk mendorong program K3 terlaksana. Di tahun 2017, tidak banyak kasus kecelakaan kerja tapi K3 tetap wajib.

BACA JUGA: Waduh, Kepedulian Perusahan di Sukabumi Soal K3 Masih Rendah

"Sayang sekali kalau K3 yang ada di perusahaan hanya pemenuhan administrasi saja, tidak menerapkan bagaimana keselamatan kerja. Dan kami dari Disnakertrans sangat setuju dibentuk satgas K3 di setiap perusahaan," jelasnya.

Sekjen Asosiasi Ahli K3 Umum (AK3U) Sekaligus ketua panitia seminar H. Aang Sukandar menambahkan, dalam era industri sekarang ini perusahaan harus meningkatkan perhatian terhadap pentingnya program K3.

"Sebab tidak saja mutlak bagi karyawan tetapi juga penting bagi kelangsungan dan kemajuan perusahaan. Terpenuhinya setiap perusahaan ahli K3 minimal 1 orang, kita harap semua perusahaan," singkatnya.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI