SUKABUMIUPDATE.com - Tim sukses pasangan Pasangan Mulia (Mulyono-Ima Slamet) dan Ijabah (Jona Arizona-Hanafie Zain) bereaksi terkait baliho yang di coret-coret di Jalan Suryakencana Kota Sukabumi.
Ketua Tim Pemenangan Mulia, Tendy Lukmana Hakkim menuturkan tidak menutup kemungkinan hal tersebut dapat terjadi karena pemasangan baliho dilakukan di ruang publik. Maka dari itu, dia tidak ingin berlebihan dalam menyikapinya.
BACA JUGA:Â Waduh ! Baliho Bacalon Pilkada Kota Sukabumi Dicorat-coret
"Itu mah biasa. Apalagi menyangkut Pilkada 2018 tentu ada yang pro dan kontra," ujar Tendy kepada sukabumiupdate.com, melalui chat WhatsApp, Jumat (9/2/2018).
Tendy tak ingin berasumsi lebih jauh tentang pelaku pencoretan baliho. Dia menegaskan yang melakukannya bisa siapa saja dan bukan lawan politik.
"Mungkin pihak-pihak lain yang tidak memiliki kesantunan dan itu bisa siapa saja," tandasnya.
BACA JUGA:Â Timses Protes, Stiker Ijabah Ditutup APK Faham di Pilkada Kota Sukabumi
Sementara itu, Wakil sekretaris partai Golkar bidang media dan penggalangan opini, Hendi Wiryadi melihat ada upaya provokasi untuk memancing dan mengganggu kondusifitas Kota Sukabumi melalui pencoretan baliho.
"Kami tidak akan terpancing dengan berbagai hal yang akan mengganggu kondusifitas di kota ini. Upaya pencoretan itu merupakan cara memancing kami. Tapi tidak apa-apa kita akan membukanya karena secara kebetulan sebentar lagi toh atribut kampanye ini akan ditertibkan," tutur Hendi.
BACA JUGA:Â Panwaslu Kota Sukabumi Harapkan Kesadaran Parpol Hingga Relawan Bongkar APS
Namun demikian, Comen sapaan akrab Hendi menuturkan para pendukung serta simpatisan bacalon Ijabah agar tidak terpancing atau meniru perbuatan yang tidak bagus itu.
"Jangan mengikuti cara cara yang akan membuat orang lain marah, berkampanyelah dengan baik, utarakan program kerja kepada masyarakat. Tidak perlu provokasi atau memecah belah," tegasnya.