Sukabumi Update

Ngundang Wali Kota yang Datang Faham, Warga Sriwidari Kota Sukabumi Bingung

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi dibuat heran dengan kehadiran pasangan bakal calon peserta Pilkada Kota Sukabumi 2018, Achmad Fahmi dan Andri Hamami, dalam kegiatan Deklarasi Sriwidari Bersatu di Lapang Voli RW 11, Minggu (11/2/2018). Warga meyakinkan, agenda itu digelar bukan untuk kepentingan salah satu bakal calon.

Keheranan itu diungkapkan penggagar Deklarasi Sriwidari Bersatu, Nana Mulyana. Pria yang juga Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Sriwidari ini merasa tidak mengundang kedua pasangan tersebut.

"Sebenarnya dari tadi saya bingung, kok ada pasangan bakal calon. Terus saya berpikir, siapa yang mengundangnya. Ini jadi kekhawatiran," ujar Nana ditemui sukabumiupdate.com di sela kegiatan deklarasi.

Nana mengatakan, pihaknya hanya mengundang Wali Kota Sukabumi, Mohamad Muraz agar esensi dari deklarasi ini langsung tersampaikan ke pimpinan daerah. Ia tidak mengetahui pasti adanya disposisi Walikota Sukabumi ke wakilnya untuk menghadiri kegiatan deklarasi.

"Kalau Pak Fahmi, mungkin disposisi pimpinan jadi Ia yang mewakili. Kalau Pak Andri, demi Allah saya enggak tahu. Bingung saya juga, kenapa hadir dan siapa yang mengundang. Saya juga tidak tahu," tutur Nana.

Nana merasa kegiatan yang digagasnya terkesan ditumpangi untuk kepentingan politik jelang Pilkada Kota Sukabumi. Padahal niatan deklarasi ini tidak sedikit pun mengarah ke dukungan salah satu paslon.

"Kami berniat baik kok ada yang menumpangi, sekarang kan belum saatnya melakukan hal itu. Saya sebagai ketua LPM netral tidak mengajak. Silahkan kepada warga masing masing punya aspirasi dan pilihan," pungkasnya.

Deklarasi Sriwidari Bersatu digelar untuk menggelorakan semangat persatuan masyarakat di Sriwedari. Tujuannya untuk meningkatkan budaya gotong royong agar Kelurahan Sriwidari kembali maju, baik dalam bidang pembangunan, kemasyarakatan dan sosial budaya maupun kesenian. "Kegiatan ini digelar menggunakan dana sendiri, murni dari swadaya masyarakat," tandasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi meyakinkan Deklarasi Sriwidari Bersatu bukan sebagai pernyataan dukungan warga. Ini merupakan sebuah forum yang digelar dengan harapan Pilkada Kota Sukabumi berlangsung lancar, aman, dan tenang.

"Mereka berharap berbagai hal yang merusak pesta demokrasi dapat dihindarkan. Jadi dibentuk forum, bukan dukungan. Kehadiran di sini juga saya sebagai Wakil Walikota sementara Pak Andri sebagai calon," paparnya.

"Intinya tidak ada pidato calon, yang ada pidato wakil wali kota. Sing cerdas atuh ah, " tandasnya.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI