Sukabumi Update

Terkait Intimidasi dan Teror, Begini Reaksi Tim Advokasi Faham

SUKABUMIUPDATE.com - Tim advokasi pasangan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi - Andri Hamami (Faham) turun tangan mengawal penanganan kasus teror dan intimidasi terhadap Amal Jamaludin, Ketua Dewan Pengurus Ranting (DPR) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kelurahan Gunungpuyuh. Pelaporan kepada polisi merupakan salah satu langkah menjaga keamanan Amal dan keluarga dari orang tidak dikenal.

"Kami khawatir terhadap keselamatannya. Apalagi beliau bagian dari partai pengusung pasangan calon tim," ujar Andri Yules, salah satu anggota tim advokasi Faham kepada sukabumiudpate.com, Minggu (11/2/2018).

BACA JUGA: Merasa Diteror Usai Pasang Baliho Faham, Kader PKS Kota Sukabumi Lapor Polisi

Selain itu, lanjut Yules, pelaporan pengrusakan baliho Faham bertujuan untuk menghindari terjadinya tindakan adu domba oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Juga untuk meminimalisir upaya provokasi calon tertentu terkait Pilkada Kota Sukabumi.

"Menghindari provokasi oleh orang tidak bertanggungjawab yang menginginkan Pilkada Kota Sukabumi tidak kondusif," tuturnya.

BACA JUGA: Ngundang Wali Kota yang Datang Faham, Warga Sriwidari Kota Sukabumi Bingung

Andri mengimbau agar seluruh Paslon tidak terprovokasi terkait pengrusakan baliho tersebut. Pihaknya tidak menginginkan terjadi gesekan antar simpatisan ataupun tim sukses. "Kami mengimbau agar semuanya menahan diri," ingatnya.

Langkah selanjutnya, kata Yules, Ia akan berkoordinasi dengan penyidik kepolisian. Pihaknya berharap hal serupa tidak kembali terjadi.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI