TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Sukabumi Update

Juventus Resmi Dapat Pengurangan 15 Poin Atas Kasus Finansial Transfer Pemain

Juventus dapat pengurangan 15 poin atas kasus manipulasi laporan. (Sumber : Twitter/@juventusfc).

SUKABUMIUPDATE.com - Juventus resmi dijatuhi hukuman sanksi pengurangan 15 poin di Serie A Italia, karena dianggap manipulasi laporan harga transfer pemain (Plusvalenze Gate) dalam beberapa tahun terakhir.

Alhasil Juventus harus rela turun peringkat dari urutan ketiga menjadi posisi ke 10 dengan koleksi 22 poin di klasemen Liga Italia atau Serie A musim 2022/2023. Merasa tak melanggar peraturan, Juventus pun berencana akan melakukan banding.

Mengutip Suara.com, situasi ini membuat Juventus asuhan Massimiliano Allegri terancam tidak mampu finis empat besar di akhir musim guna lolos ke Liga Champions musim depan.

Baca Juga: Lirik dan Terjemahan Lagu You & I Oleh Diego Gonzales

Dilansir dari CBS Sport, Sabtu (21/1/2023), sanksi tidak hanya diberikan kepada tim, melainkan juga 11 petinggi mereka, mulai dari direktur hingga anggota dewan. Mereka dilarang berkecimpung di dunia sepak bola dalam jangka waktu bervariasi.

"Pengadilan Banding Federal yang dipimpin oleh Mario Luigi Torsello telah menerima sebagian banding dari Kantor Kejaksaan Federal atas pencabutan sebagian keputusan Pengadilan Banding Federal untuk United Sections n. 89 dari 27 Mei lalu, memberikan sanksi kepada Juventus dengan 15 poin penalti yang akan diberikan pada musim sepak bola saat ini dan dengan serangkaian larangan bagi 11 eksekutif Juventus," kata FIGC dalam sebuah pernyataan.

Juventus secara resmi telah mengajukan banding atas hukuman tersebut. Hukuman 15 poin lebih berat dari pengurangan sembilan poin yang direkomendasikan oleh jaksa FIGC pada hari sebelumnya.

Baca Juga: Diduga Alat Vitalnya Diremas Fans, Dikta Terlihat Alami Kesakitan Usai Manggung

Ini semua terjadi setelah laporan keuangan klub baru-baru ini berada di bawah pengawasan jaksa dan regulator pasar Italia CONSOB dalam beberapa bulan terakhir atas dugaan akuntansi palsu dan manipulasi pasar.

Selain Juventus, delapan klub berikut dibebaskan dari segala kesalahan dalam penyelidikan: Sampdoria, Pro Vercelli, Genoa, Parma, Pisa, Empoli, Novara, dan Pescara.

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT