Sukabumi Update

Misteri Coutinho: Dibilang Liverpool Tengah Cedera, Ternyata...

SUKABUMIUPDATE.com - Philippe Coutinho, yang dikabarkan tengah mengalami cedera punggung, ternyata pada Senin lalu berada di Porto Alegre, Brasil. Pemain Brasil berumur 25 tahun itu berada di tanah airnya untuk berlatih bersama rekan-rekannya di tim nasional guna menghadapi babak kualifikasi Piala Dunia 2018.

Sebenarnya, Brasil sudah lolos ke Rusia tahun depan. Namun Tite, sang pelatih, takkan menyia-nyiakan kesempatan untuk meramu tim yang lebih baik. Dalam laga melawan Ekuador, Kamis nanti, dia pun memasukkan nama-nama bagus. Selain Neymar, ada Coutinho dalam tim.

Nah, kehadiran Coutinho dalam tim Selecao itu seperti memecah misteri tentang pemain tersebut. Liverpool menyatakan pemain yang tengah diincar Barcelona itu mengalami cedera punggung. Itulah sebabnya dia tak kunjung dimainkan oleh Juergen Klopp.

Dalam tiga laga yang sudah dilakoni Liverpool, tak ada nama Coutinho di daftar pemain. Alasannya, cedera yang ia dapatkan saat menjalani tur pramusim belum sembuh. Karena itulah Klopp tak memasangnya.

Misteri tentang cedera punggung itu kemudian dikuak oleh Michael Simoni—dokter klub Fluminense di Rio de Janeiro. Simoni adalah dokter yang telah lama mengenal Coutinho. “Saya sudah mengenalnya dan berteman dengannya selama bertahun-tahun,” katanya.

Saat berada di Rio de Janeiro, sebelum bergabung dengan timnas Brasil, dia pun sempat bertemu dengan bekas pemain Vasco da Gama tersebut. Kesimpulannya, cedera punggung yang diderita Coutinho tidaklah berat. “Kalaupun dia mengalami gangguan di punggungnya, itu semata karena akibat stres yang dideritanya.”

Dalam beberapa pekan terakhir, nama Coutinho memang memenuhi pemberitaan media. Kisahnya mirip dengan seorang gadis yang tak dilepas untuk dinikahi pria yang menyayanginya. Laki-laki itu adalah klub Barcelona asal Spanyol.

Selepas kepergian Neymar ke Paris Saint-Germain, klub asal Catalan tersebut mencari pengganti. Orang itu adalah Coutinho, yang bermain cemerlang pada musim lalu bersama Liverpool. Namun pinangan Barcelona tak membuat Liverpool mau melepas Coutinho.

Bahkan tawaran terakhir senilai 114 juta pound sterling tak membuat hati Klopp luluh. Kesabaran Coutinho pun habis. Dia menulis surat elektronik kepada klub. Intinya, dia meminta klub memasukkan namanya dalam daftar pemain yang dijual.

Tapi Barcelona tak lantas berhenti. Robert Fernandez dari divisi teknik klub itu, yang antara lain bertugas membeli dan menjual pemain, menyatakan pihaknya akan terus merangsek hingga penutupan bursa transfer. Uang yang akan disertakan dalam penawaran akhir tentu lebih besar.

Akankah kali ini Liverpool mau melepasnya?

Perburuan oleh Barcelona yang tak pernah putus itu sebenarnya menguntungkan Liverpool. Mereka berkesempatan mengetes kemampuan tim tanpa kehadiran Coutinho. Dan, hasilnya tak buruk.

Di Liga Primer, mereka beroleh tujuh angka. Setelah bermain imbang melawan Watford dalam laga pembukaan, dua laga selanjutnya mereka menangi. Yang paling istimewa adalah kemenangan besar empat gol atas Arsenal.

Bukan hanya itu. Tanpa Coutinho pula, The Reds lolos ke Liga Champions. Pada babak playoff—Liverpool menduduki peringkat keempat dalam klasemen akhir Liga Primer musim lalu—mereka sukses menekuk Hoffenheim dengan agregat skor 5-2. Jadi, sepertinya tanpa Coutinho pun pasukan Klopp bisa tampil luar biasa.

Sejauh ini, Klopp dan petinggi klub Liverpool masih satu suara. Coutinho tidak akan dijual berapa pun uang yang akan dibawa Barcelona. Kalimat itu pula yang sudah lama dikeluarkan Liverpool sejak Barcelona mendekati Coutinho.

Sikap Liverpool, menurut Guillem Balague—jurnalis di Spanyol—tidak akan berubah. Dia menyarankan agar Coutinho tetap berada di Liverpool.

Tak dinyana, nasihat serupa datang dari Neymar. Koran Brasil, Estadao, menyebutkan bahwa Coutinho telah bertukar cerita dengan pemain termahal di dunia itu. Dalam pembicaraan tersebut, Neymar menyarankan Coutinho agar menolak tawaran dari klub Catalan itu.

Sumber: Tempo

Editor : Administrator

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI