SUKABUMIUPDATE.com - Striker Timnas Indonesia U-16, Sutan Diego Armando Ondriano Zico, dinilai sebagai sosok yang mampu mengubah pertandingan. Dengan ketajamanya, Zico mampu mengangkat mental rekan setimnya.Â
Penilaian itu disampaikan pelatih Sekolah Sepak Bola (SSB) Bina Taruna, Bonni Wijaya, yang biasa menangani Sutan Zico. "Dia bisa mengangkat tim. Ketika tim keadaan seri atau ketinggalan dan sedang dalam kondisi down, dia punya naluri gol dan mencetak gol hingga membuat timnya semangat lagi," kata Bonni Wijaya saat dihubungi Tempo, Kamis, 21 September 2017.Â
Bonni mengatakan ketajaman Zico pertama kali dilihatnya saat ia masih berumur 11 tahun. Begitu bergabung bersama Bina Taruna, Zico selalu menjadi andalan dalam menjebol gawang lawan.Â
"Dia selalu punya motivasi sendiri, kalau saya harus mencetak gol di pertandingan. Dan akhirnya dia memang mencetak gol, bisa dua hingga tiga gol," kata Bonni.Â
Bahkan Bonni mengaku pernah kelabakan saat Zico absen bermain bersama Bina Taruna. Zico menjadi andalan Bina Taruna saat ikut dalam kejuaraan Liga TopSkor 2015 dan Liga Kompas 2016 silam. Menurut Bonni, lebih dari 20 gol diciptakan Zico di masing-masing turnamen itu.Â
Naluri mencetak gol remaja kelahiran 7 April 2002 itu ditunjang oleh kecepatan dan akurasi tendangan yang dimilikinya. Selain latihan bersama klub, Zico juga dikabarkan kerap berlatih secara pribadi di rumahnya.Â
Ayah Zico adalah Oriyanto Jhosan, yang merupakan pemain bola profesional dan berposisi sebagai striker. "Dia juga latihan tambahan bersama ayahnya," kata Bonni.Â
Bonni percaya Zico masih dapat terus berkembang. Apalagi di umurnya yang saat ini masih 15 tahun. Meski begitu, Bonni menyoroti masalah stamina yang dimiliki Zico. "Sebagai striker, saya minta Zico agar lebih banyak memperkuat staminanya," kata dia.
Zico tampil ciamik bersama Timnas Indonesia U-16 di ajang AFC U 16 di Thailand. Bermain dua kali sebagai pemain pengganti di babak kedua, Zico sukses menceploskan delapan gol.
Â
Sumber: Tempo
Editor : Administrator