SUKABUMIUPDATE.com - Media sosial baru-baru ini diramaikan dengan video berdurasi 33 detik yang menampilkan seekor macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) berjalan di antara pepohonan yang diduga berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).
Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun TikTok @deni.zz95 pada Senin, 19 Januari 2026, dengan judul video “Menuju Pos 3 Gunung Salak Sukabumi”.
Hingga Rabu (21/01/2026), video tersebut telah ditonton lebih dari 124 ribu kali, 2.779 suka, dan 300 komentar. Dimana warganet banyak penasaran dengan kebenaran postingan itu dan mempertanyakan lokasi pasti perekaman video
Dalam komentar video itu pemilik akun @deni.zz95, menjelaskan kepada warganet yang bertanya terkait lokasi, bahwa menurutnya pengambilan video itu berada dekat Kebun Teh Cianten, Bogor, mengarah ke Star Energy, dengan akses masuk melalui Gemilang Kebun Teh.
Baca Juga: Viral Video Macan Tutul Jawa di Gunung Salak Sukabumi, Ini Kata Kares Kawah Ratu
Tak sedikit warganet yang menanyakan kebenaran sang predator dilindungi tersebut yang dinarasikan dalam video berada di Gunung Salak Sukabumi.
Lalu benarkah video seekor macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) tersebut asli di rekam di Gunung Salak Sukabumi?
HASIL CEK FAKTA
Hasil penelusuran tim Cek Fakta sukabumiupdate.com menyatakan bahwa informasi mengenai video yang menampilkan macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) merupakan video lama yang diupload dan dikemas ulang.
Berdasarkan konfirmasi lanjutan terkait kebenaran video, Gungun Ganjar Gunawan, Kepala Resor (Kares) Kawah Ratu, menyatakan bahwa video tersebut telah ada sejak tahun lalu.
“Ini sudah di posting di IG TNGHS bulan Juli 2025” ujarnya, kepada Sukabumiupdate.com.
Gungun mengungkapkan bahwa video tersebut sebenarnya pernah diupload oleh akun resmi Instagram TNGHS pada 9 Juli 2025 dengan judul caption “Dua Macan Tutul Jawa Terekam Kamera HP Petugas di Jalan Kawasan TNGHS”.
Video tersebut direkam pada 8 Juli 2025 di kawasan TNGHS dan menampilkan momen langka dua ekor macan tutul Jawa yang melintas di jalan baru sebelum lokasi Bukit Halimun Resort (BHR), tepatnya di area yang dikenal sebagai Awi 16.
Rekaman tersebut diabadikan oleh Ucup Supriadi, anggota Patroli Mobil SEGS, saat sedang bertugas di lapangan. Rekaman dikirim oleh Mas Henk, dan langsung dibagikan oleh Yogi Prast ke grup internal.
“Terbaru tadi siang di jalan baru sebelum lokasi BHR. Video dari Ucup Supriadi, anggota Patroli Mobil SEGS. Lokasi di Awi 16. Dari Mas Henk, Pak. Situtul Jawa tertangkap kamera HP.” dikutip dari Instagram TNGHS yang diupload pada Rabu 9 Juli 2025.
Dengan demikian, video penampakan yang viral tersebut bukan kejadian baru, melainkan rekaman lama di kawasan TNGHS yang kembali tersebar di media sosial.
Klaim bahwa video tersebut direkam di Gunung Salak Sukabumi yang menurut sang pemilik akun adalah kejadian baru dapat dipastikan False Context.
Hal tersebut kemudian dibantah oleh sejumlah warganet yang menyebutkan bahwa video tersebut pernah diunggah beberapa bulan lalu. Bahkan, dalam kolom komentar, salah satu warganet mengaku sebagai pihak yang merekam langsung video tersebut.
Berdasarkan hasil Cek Fakta sukabumiupdate.com, informasi tentang “Macan Tutul Jawa dengan narasi dalam video Menuju Pos 3 Gunung Salak Sukabumi ” adalah False Context.
Sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang keliru, di mana video dari peristiwa yang pernah terjadi di suatu tempat ditampilkan kembali, namun keterangan dan konteks yang dituliskan tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
Editor : Ikbal Juliansyah