Sukabumi Update

[SESAT] Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar Klaim Sepakat Bentuk Satu Agama Dunia

Unggahan narasi yang mengklaim Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar Sepakati Satu Agama Dunia (Sumber : Istimewa.)

SUKABUMIUPDATE.com - Beredar narasi menyesatkan di media sosial yang mengklaim bahwa Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus, bersama Imam Besar Al-Azhar, Sheikh Ahmed al-Tayeb, telah menandatangani perjanjian pembentukan "Satu Agama Dunia" (One World Religion).

Klaim tersebut marak diunggah kembali di platform Facebook dan Instagram sejak Juni 2026. Narasi hoax nan menyesatkan ini beredar dengan menyertakan tautan artikel dari situs technocracy.news yang menampilkan foto momen keakraban kedua tokoh agama tersebut saat berada di Abu Dhabi pada 2019 lalu.

Unggahan itu menuding bahwa pertemuan di Abu Dhabi merupakan bagian dari agenda rahasia elite global untuk menghapus keragaman beragama dan menggantinya dengan kepercayaan tunggal.

Lantas, bagaimanakah kebenaran dari klaim yang beredar tersebut?

PEMERIKSAAN FAKTA

Dikutip dari Tempo.co, Tim Cek Fakta Tempo memverifikasi klaim tersebut menggunakan pencarian gambar terbalik Google dan informasi dari sumber kredibel. Faktanya, perjanjian yang ditandatangani oleh Paus Fransiskus dan Ahmed Al-Tayeb terkait persaudaraan manusia, bukan perjanjian satu agama dunia, melainkan dokumen Persaudaraan Manusia.

Sumber Gambar

Pengguna media sosial memakai foto Paus Fransiskus dan Ahmed Al-Tayeb berciuman. Foto itu dipotret usai keduanya menandatangani Perjanjian Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Senin, 4 Februari 2019. Foto aslinya terdapat di situs berita Reuters.

Keduanya lantas melakukan salam la bise atau saling mencium pipi kanan dan kiri (cipika-cipiki), seperti ditunjukkan melalui video di kanal YouTube Christian Media Center, tepatnya pada menit ke-2 detik ke-58.

Selain itu, pengguna media sosial juga menyertakan tautan ke sebuah situs web bernama Technocracy News, yang diunggah pada 11 Februari 2019.

Berdasarkan penilaian watchdog situs web independen, Media Bias Fact Check, Technocracy News merupakan situs web konspirasi sayap kanan ekstrem yang mempromosikan pseudosains. Informasi yang dipublikasikan sebagian besar palsu dan nihil verifikasi.

Sumber Video

Konten lain yang beredar di Instagram tidak menggunakan tautan atau foto pertemuan Paus Fransiskus dan Ahmed al-Tayeb. Meski demikian, narasi dan klaimnya serupa yakni mengenai perjanjian satu agama dunia yang ditandatangani dua pemimpin agama tersebut.

Videonya diambil dari kanal YouTube Architects Journal, 24 September 2019. Video tersebut menampilkan desain Abrahamic Family House yang dirancang oleh Adjaye Associates. Desain itu ditampilkan dalam visual 3D.

Visual desain arsitektur itu diambil kemudian ditambahkan suara narator berbahasa Inggris yang menceritakan bahwa antikris, entitas dalam Alkitab yang menentang kekristenan, akan membentuk satu agama dunia. Narator kemudian mengaitkan dokumen Perjanjian Persaudaraan dengan antikris.

Tentang Dokumen Perjanjian Persaudaraan

Dokumen yang diteken Paus Fransiskus dan Ahmed al-Tayeb adalah pernyataan bersama Persaudaraan Manusia yang berisi butir-butir mengenai komitmen terhadap perdamaian dunia dan hidup bersama.

Pertemuan bersejarah dua pemimpin besar agama Katolik dan Islam tersebut digelar di Abu Dhabi, UEA, yang saat itu menjabat Presiden Dewan Keamanan PBB.

Laman tahta suci Vatikan mencatat dokumen yang ditandatangani secara garis besar menyerukan perdamaian bagi semua agama dan negara. Tidak hanya bicara soal konflik, terorisme, atau ekstremisme, dokumen tersebut menyuarakan akar kemiskinan dan ketimpangan.

Dalam pidatonya di depan Monumen Pendiri UEA di Abu Dhabi, Paus Fransiskus menyerukan agar agama-agama di dunia menyatakan penolakan terhadap perang.

“Telah tiba saatnya bagi agama-agama untuk lebih aktif berperan, dengan keberanian dan ketegasan, serta tanpa kepura-puraan, guna membantu umat manusia memperdalam kemampuan untuk berdamai, berpegang pengharapan, dan langkah-langkah konkret menuju perdamaian,” kata Paus Fransiskus dikutip dari Associates Press.

Senada, Ahmed al-Tayeb, menegaskan kepada hadirin bahwa Islam adalah agama damai yang menghargai kehidupan manusia.

“Semua agama itu suci dan bebas dari terorisme serta kelompok bersenjata, apa pun agama atau keyakinan yang dianut kelompok-kelompok tersebut, siapa pun korbannya, atau di mana pun kejahatan mereka dilakukan,” kata al-Tayeb.

KESIMPULAN

Tempo menyimpulkan informasi yang menuding Paus Fransiskus dan Ahmed Al-Tayeb menandatangani perjanjian satu agama dunia merupakan narasi menyesatkan.

Sumber: Tempo.co

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT