SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah unggahan di Facebook beredar dengan narasi mengenai pembukaan pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026.
Unggahan tersebut dibagikan oleh akun Facebook bernama “Aswiran Sp.d” pada Minggu (23/8/2026). Dalam unggahan itu, terdapat informasi mengenai jadwal pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 yang disertai sebuah tautan untuk melakukan pendaftaran.
Berikut narasi yang disertakan dalam unggahan tersebut:
“Pendaftaran seleksi Sekolah Kedinasan 2026 resmi dibuka mulai tanggal 18 Agustus hingga 30 Agustus 2026 berdasarkan edaran Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pemerintah membuka total 4.770 formasi CPNS jalur pola pembibitan, meningkat signifikan dibandingkan kuota tahun lalu. Proses pendaftaran terpusat secara daring melalui portal resmi https://mypendaftaran[dot]vercel[dot]app/,” demikian narasi dalam unggahan tersebut.
Baca Juga: Segera Dibangun, Peletakan Batu Pertama Jembatan Leuwidingding Mulai Dilakukan
Hingga Jumat (4/9/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 20 like.
CEK FAKTA
Tim Cek Fakta SUKABUMIUPDATE.com kemudian melakukan penelusuran menggunakan kata kunci “pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026” melalui mesin pencari Google. Hasil penelusuran mengarah ke laman resmi SSCASN milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Penelusuran juga dilakukan terhadap tautan yang dibagikan dalam unggahan Facebook tersebut. Saat diakses, tautan tersebut mengarahkan pengguna untuk mengisi sejumlah data, termasuk nama dan nomor Telegram.
Dalam laman tersebut juga disebutkan bahwa pendaftaran masih dibuka. Padahal, berdasarkan informasi resmi BKN, pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 telah ditutup pada 30 Agustus 2026.
Baca Juga: Pesona Parakansalak dari 800 Mdpl, Saung Gunung Camp Siap Jadi Destinasi Unggulan Sukabumi
BKN sebelumnya juga mengimbau masyarakat agar melakukan pendaftaran Sekolah Kedinasan hanya melalui portal resmi SSCASN BKN di www.sscasn.bkn.go.id.
Dengan demikian, tautan yang disebarkan dalam unggahan tersebut bukan merupakan saluran resmi pemerintah untuk pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026.
Kesimpulan: Unggahan yang menyertakan tautan pendaftaran tersebut merupakan konten palsu. Tautan yang dibagikan bukan portal resmi pemerintah dan berpotensi digunakan sebagai sarana penipuan atau phishing untuk memperoleh data pribadi pengguna.
Editor : Ikbal Juliansyah