SUKABUMIUPDATE.com - Informasi yang menyebut Menteri Keuangan Suahasil menjadi tersangka Korupsi beredar di media sosial. Dalam postingan tersebut menampilkan gambar dari media detik finance dengan judul “Menkeu Suhasasil Terlibat Korupsi 500 Triliun”.
Dibagikan oleh beberapa akun media sosial pada 15 September 2026 dan salah satunya membawa narasi dengan isi caption berikut ini:
“Baru hitungan jam jadi Menkeu sudah muncul berita buruk. Jika yg ditulis Detik ini benar, kita berdoa bersama-sama supaya besok dunia kiamat aja lah,” tulisnya.
Baca Juga: Tabrak Lari? Laka di Jalur Lingsel Sukabumi, Kaki Pemotor Terluka Diduga Terlindas Truk
Apakah benar kabar tersebut dan media Detik menayangkan berita tersebut?
CEK FAKTA
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Sukabumiupdate.com, dengan memasukan kata kunci Menkeu Suahasil Korupsi di mesin pencari Google, banyak media kredibel yang mengatakan bahwa itu adalah Hoaks dan tidak benar.
Hal tersebut juga dibantah langsung oleh PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kementerian Keuangan. Dalam keterangan resminya berita tersebut merupakan hoaks dan meminta kepada masyarakat untuk waspada terhadap pemberitaan yang menyesatkan.
“Menteri Keuangan Suahasil Nazara Terlibat Korupsi Rp500 Triliun,” “Berita yang beredar mengenai Menteri Keuangan Suahasil Nazara terlibat korupsi Rp500 triliun, merupakan berita hoaks.” Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Keuangan Suahasil Nazara,” tulis PPID Kemenkeu.
Baca Juga: HOAKS: Razia Kendaraan dari Rumah ke Rumah oleh Polri di Akhir September 2026
Melalui penelusuran lanjutan dengan menggunakan Google Lens. Didapatkan foto yang serupa dan mengarahkan ke laman asli yang diunggah oleh Detik Finance. Dalam unggahan tersebut, Detik Finance menerbitkan berita dengan judul “Menkeu Suahasil: Defisit APBN Akan Tetap di Bawah 3%,” pada Senin 14 September 2026.
Kesimpulan: Postingan tersebut tidak benar karena telah mengubah judul dari sumber aslinya, bahkan dalam penulisan nama Menkeu pun salah "Suhasasil" yang seharusnya benarnya "Suahasil". Dengan demikian, narasi yang menyebutkan bahwa Menkeu Suahasil terlibat dalam korupsi senilai Rp500 triliun dan diklaim berasal dari detik merupakan informasi hoaks.
Editor : Ikbal Juliansyah