Sukabumi Update

Cek Fakta: Video Kades Cekcok dengan Biduan di Cimanggu, Ternyata Bukan Sukabumi

Potongan video viral kades cekcok dengan biduan (Sumber: Medsos)

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah potongan video yang memperlihatkan aksi panggung hiburan dangdut mendadak viral di platform media sosial Facebook dan TikTok sejak Sabtu (3/10/2026). Video tersebut menjadi bahan perbincangan hangat warganet lantaran memperlihatkan perselisihan antara biduan dan seorang pria yang disebut sebagai lurah.

​Dalam narasi video yang beredar, insiden bermula saat sang biduan mengekspresikan ketidaksenangannya lantaran dilempar uang saweran tepat di bagian wajah. Tak lama kemudian, seorang pria yang disebut-sebut sebagai "Pak Lurah" yang sedang berada di atas panggung ikut joget dan memarahi biduan tersebut.

​Video tersebut kian memicu polemik karena dibubuhi keterangan lokasi (caption) "Cimanggu, Sukabumi, Jawa Barat" serta "Cimanggu - Kades di Sukabumi".

Baca Juga: Telur Rebus untuk Diet, Benarkah Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan?

Menanggapi kehebohan tersebut, Pemerintah Kecamatan Cimanggu Kabupaten Sukabumi langsung memberikan klarifikasi. Camat Cimanggu, Dusep Sadeli, memastikan informasi yang mengaitkan insiden tersebut dengan wilayahnya adalah tidak benar alias hoaks.

​"Kami menegaskan bahwa tidak ada acara hiburan dangdut di wilayah kami, apalagi yang melibatkan kepala desa. Kami sudah melihat video tersebut secara cermat, dan sosok yang bergoyang di atas panggung maupun pria yang marah-marah yang disebut lurah itu sama sekali tidak kami kenal. Itu hoaks," ujar Dusep saat dikonfirmasi Sukabumiupdate.com, Senin (5/10/2026).

​Senada dengan Camat, Kepala Desa Cimanggu, Anton Muharom, juga membantah keras narasi dalam video viral tersebut. Anton memastikan baik lokasi maupun sosok yang ada di dalam video bukanlah bagian dari pemerintahan atau warga Desa Cimanggu, Sukabumi.

Baca Juga: 30 Ucapan Memperingati HUT TNI ke-81, Penuh Makna, Doa, dan Harapan

​"Setelah kami lihat videonya, saya sama sekali tidak mengenal sosok lurah atau kades yang ada di atas panggung yang memarahi biduan itu. Khususnya di Desa Cimanggu maupun di wilayah Kecamatan Cimanggu secara umum, tidak ada acara hiburan dangdut seperti di video. Video itu dipastikan bukan terjadi di Kecamatan Cimanggu," tegas Anton.

Baik camat maupun kades meminta warganet lebih bijak dan teliti, sebelum merepost dan menanggapi konten media sosial.

​Berdasarkan penelusuran tim Sukabumiupdate.com, peristiwa dalam video ketegangan antara biduan dan oknum kepala desa tersebut terjadi di Kampung Batuhideung, Desa Mangkualam, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Jumat (2/10/2026) malam.

Baca Juga: Revolusi Strike di Palabuhanratu: Booster dan Atraktor Bikin Nelayan Badong Sukabumi Panen Ikan

Pengunggah video diduga keliru mencantumkan nama daerah lantaran adanya kesamaan nama Kecamatan Cimanggu di Sukabumi dan Pandeglang.

 

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT