SUKABUMIUPDATE.com - Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, moment perayaan Cap Go Meh tahun baru imlek 2020 ini menjadi ajang silturahmi, melekatkan persaudaraan, dan membangun kolaborasi yang indah di tengah-tengah berbagai perbedaan yang ada. 

BACA JUGA: Pawai Cap Go Meh Kembali Turun Keliling Kota Sukabumi, Lihat Jadwal dan Rutenya!

Hal itu disampaikan Fahmi dalam sambutannya pada perayaan Cap Go Meh di depan Vihara Widhi Sakti Jalan Pajagalan Kota Sukabumi, Jumat (14/2/2020).

Menurut Fahmi, Kota Sukabumi merupakan salah satu kota terkecil di Jawa Barat. Luas wilayahnya hanya 48 Km2, jumlah penduduknya sekitar 344 ribu orang tetapi patut dibanggakan, karena meskipun demikian dianugrahi berbagai macam kekayaan seni budaya salah satunya di event hari ini.

"Bersyukur hari ini kita bisa berkumpul dan silaturahmi, mudah mudahan senantiasa menghadirkan Sukabumi yang semakin berkah dan baik dari waktu ke waktu. Maka dari itu mari kita bersepakat menjaga toleransi ini," jelasnya.

BACA JUGA: Perayaan Cap Go Meh di Kota Sukabumi Tampilkan Dua Barongsai Gie Say 

Fahmi berharap dengan terselenggaranya festival budaya setelah delapan tahun lalu tidak dilaksanakan, semakin mempererat persaudaraan, menjaga Sukabumi dari perpecahan, intoleransi beragama dan berbudaya.

"Jaga Sukabumi kita menjadi kota yang semakin maju, bersatupadu dalam keragaman. Kegiatan ini sifatnya arak-arakan maka dari itu tetap jaga ketertiban, jaga kebersihan. Kami tidak ingin festival ini nantinya menyisakan sampah di mana-mana, menghadirkan ketersinggungan, karena tidak teratur. Mari bangun kebersamaan," tandasnya.