SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Golkar, Deni Gunawan, melaksanakan Reses Ke-2 Masa Sidang Tahun 2026 di Kampung Ciburial RT 01/01, Desa Babakan Jaya, Kecamatan Parungkuda, Kamis (4/6/2026).
Menurut Deni, pelaksanaan reses di Desa Babakan Jaya dilakukan sebagai respons atas permintaan forum kewilayahan yang ingin menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat.
"Karena saya harus merespons kedatangan forum ke-RW-an yang meminta saya melaksanakan reses karena memang di situ ada beberapa aspirasi," kata Deni.
Salah satu aspirasi yang disampaikan berkaitan dengan kegiatan sosial untuk membantu warga yang membutuhkan perbaikan rumah atau rumah tidak layak huni (rutilahu). Deni mengaku usai kegiatan reses dirinya akan langsung meninjau lokasi yang dimaksud.
Baca Juga: Duplikasi Jembatan Pamuruyan Cibadak Dibuka, Perhatikan Rambu Pengarah!
"Aspirasinya di antaranya mereka sedang menghimpun kegiatan yang sangat positif untuk rutilahu sebetulnya. Jadi saya dari sini juga akan menuju ke lokasi," ujarnya.
Terkait program rutilahu yang diinisiasi forum RW, Deni mengapresiasi kepedulian masyarakat terhadap warga yang membutuhkan bantuan perbaikan rumah.
"Kalau ada warga yang memang memerlukan bantuan untuk perbaikan rumah, mereka selalu menyampaikan. Kebetulan saya reses di sini, saya langsung ke lokasi," katanya.
Deni menuturkan, untuk sementara dukungan yang dapat diberikan masih melalui kemampuan pribadi. Sedangkan bantuan melalui program pemerintah daerah harus melalui mekanisme dan tahapan yang berlaku.
"Sementara ini saya membantu lewat kemampuan saya secara pribadi. Karena program itu kan harus masuk. Mungkin di tahun depan ada yang lain yang bisa terbantu lewat program rutilahu yang dilaksanakan oleh Pemda. Saya akan masukkan itu," ungkapnya.
Selain itu, masyarakat juga menyampaikan harapan agar terjadi pembaruan di Desa Babakan Jaya, baik dalam pemerintahan desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), RT, RW maupun forum kewilayahan.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 dalam Angka: Klub Terbanyak, Pemain Tertua, dan Bintang Muda
"Di sini bagus juga karena masyarakatnya ingin lebih baik ke depan. Ini yang saya respons cepat, karena mereka juga butuh seorang yang dianggap bapak untuk bisa dijadikan pembina bagi mereka. Saya selaku anggota dewan harus selalu siap," katanya.
Deni menjelaskan, Desa Babakan Jaya bukan kali pertama menjadi lokasi kegiatan yang diikutinya. Dalam dua tahun terakhir, ia telah beberapa kali hadir di desa tersebut sebagai bagian dari upaya pembinaan yang berkelanjutan.
"Sudah empat kali. Kenapa empat kali? Karena pembinaan itu ternyata tidak cukup satu kali," ucapnya.
Menurutnya, konsep reses yang dijalankannya tidak hanya sebatas datang dan menyerap aspirasi, tetapi juga melakukan evaluasi serta memberikan dukungan sesuai kewenangan yang dimiliki.
"Kalau konsep saya dalam reses itu tidak hanya sekali. Tidak hanya datang, dilupakan, datang, dilupakan, tapi ada proses pembinaan berkelanjutan," jelasnya.
Baca Juga: Melihat Rencana Jalan Baru 18,5 Km Hubungkan Bogor-Palabuhanratu Lewat Gunung Salak
Dalam dialog bersama warga, Deni juga menerima aspirasi dari kelompok tani yang mengusulkan bantuan alat pertanian berupa traktor dan kultivator.
"Kelompok tani meminta bantuan traktor dan kultivator. Insyaallah di tahun 2027, setelah anggaran normal kembali, karena di tahun 2026 ini situasinya sedang tidak memungkinkan," katanya.
Namun, ia menegaskan usulan tersebut harus melalui proses verifikasi terlebih dahulu untuk memastikan kelompok tani yang mengajukan benar-benar aktif dan memenuhi persyaratan.
"Nanti mungkin akan diverifikasi dulu, karena wadah kelompok tani ini juga harus benar. Kalau memang betul-betul ada kelompok taninya, pengurusnya ada, lahannya ada, nanti akan diverifikasi dibantu oleh BPD dan pemerintahan desa," ujarnya.
Di akhir kegiatan, Deni berpesan kepada masyarakat Desa Babakan Jaya agar tetap semangat dalam membangun desa.
"Tetap semangat, jangan putus asa. Tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri dan pemerintahan desa itu. Untuk membangun juga tidak ada kata terlambat," pungkasnya. (adv)
Editor : Ikbal Juliansyah