SUKABUMIUPDATE.com – Ruas Jalan Karangtengah-Sinagar di depan Kantor Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, yang selama ini dikeluhkan warga akibat kondisinya rusak, mulai direalisasikan perbaikannya pada tahun ini.
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Partai Gerindra, Hera Iskandar, mengatakan usulan perbaikan jalan tersebut telah diperjuangkannya sejak tahun 2025 melalui mekanisme perencanaan pembangunan daerah.
Menurut Hera, sebagai anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, dirinya berkewajiban menyampaikan aspirasi masyarakat, termasuk terkait kerusakan ruas Jalan Karangtengah-Sinagar yang selama ini menjadi keluhan warga.
"Usulan itu dari tahun lalu saya usulkan, karena harus masuk dulu dalam RKPD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) dinas. Kita mengikuti prosedur usulan pembangunan melalui usulan di tahun 2025 yang kemudian diusulkan di anggaran murni tahun 2026," ujar Hera kepada sukabumiupdate.com, Jumat (17/7/2026).
Ia mengapresiasi respons Pemerintah Kabupaten Sukabumi terhadap usulan tersebut. Bahkan, menurutnya, Bupati Sukabumi Asep Japar sempat meninjau langsung kondisi jalan sebelum meneruskan penanganannya kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU).
"Saya sebagai anggota DPRD Dapil 3 merasa berkewajiban untuk menyampaikan aspirasi ini ke pemerintah daerah. Alhamdulillah direspons oleh Bapak Bupati. Bapak Bupati sempat datang ke situ, sempat melihat, kemudian diteruskan ke Dinas PU. Alhamdulillah kemarin katanya sudah mau dilaksanakan," katanya.
Baca Juga: Momen Harkitnas 2026, Hera Iskandar Ajak Pemuda Lawan Narkoba dan Melek Digital
Untuk memastikan pekerjaan benar-benar dilaksanakan, Hera mengaku kembali mendatangi lokasi dan berkoordinasi langsung dengan Dinas PU. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan pembangunan.
"Makanya kemarin saya memastikan bahwa jalan tersebut memang benar-benar dilaksanakan oleh PU. Kemarin juga saya langsung telepon Dinas PU. 'Betul,' katanya, 'sudah dilaksanakan.'"
"Kemarin saya ke sana juga bagian daripada pengawasan saya untuk memastikan bahwa usulan yang saya ajukan itu benar-benar direalisasikan oleh pemerintah," tambahnya.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, penanganan ruas Jalan Karangtengah-Sinagar dilakukan menggunakan aspal hotmix. Hera mengaku sempat mengusulkan agar jalan tersebut dibangun dengan konstruksi beton, namun keterbatasan anggaran membuat usulan itu belum dapat direalisasikan.
"Kemarin saya tanya diaspal hotmix, tidak dibeton. Saya sih ngajukannya dibeton, cuma karena memang anggarannya katanya tidak cukup," ucapnya.
Keterbatasan anggaran tersebut juga berpengaruh terhadap volume pekerjaan yang dapat dikerjakan. Berdasarkan informasi dari Dinas PU, ruas jalan yang ditangani memiliki panjang sekitar 170 meter dengan lebar 4,5 meter.
Baca Juga: Hera Iskandar Gagas Revitalisasi Museum Palagan Bojongkokosan Jadi Episentrum Sejarah dan Wisata
Selain kondisi badan jalan, Hera juga menyoroti saluran drainase di sepanjang ruas tersebut yang dinilai belum memadai. Menurutnya, idealnya perbaikan jalan dilakukan bersamaan dengan penataan drainase agar hasilnya lebih optimal.
"Nah, makanya saya benar-benar mengawal, memastikan ruas jalan tersebut yang jeleknya itu harus terselesaikan. Cuma memang agak sulit dengan anggaran yang terbatas, apalagi bahan-bahan naik, pasti ini akan berpengaruh terhadap volume," katanya.
"Drainase-drainase di situ sangat tidak sempurna. Saya pikir kalau diperbaiki juga sebenarnya harus sejalan dengan drainasenya. Tapi memang belum ada, ya terpaksalah yang penting sekarang diperbaiki dulu," sambungnya.
Hera menilai ruas Jalan Karangtengah-Sinagar memang layak menjadi prioritas penanganan karena kerusakannya sudah cukup parah dan sering dikeluhkan masyarakat. Bahkan, kondisi jalan tersebut sempat ramai diperbincangkan di media sosial dan dilaporkan menjadi penyebab sejumlah kecelakaan.
"Jelas. Itu sudah viral di Facebook. Saya juga mendapat laporan-laporan yang kecelakaan, yang jatuh itu banyak, apalagi musim hujan. Musim kemarau juga berdebu. Bisa dilihat, jalan paling hancur di Nagrak ya itu," katanya.
Menurut Hera, perbaikan jalan tersebut akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, mulai dari memperlancar mobilitas, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, hingga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.
"Manfaat secara langsung, mobilitas warga bisa lebih lancar. Yang kedua menghindari kecelakaan pengguna jalan. Kemudian manfaat tidak langsungnya untuk perekonomian, sekolah, kesehatan, masyarakat yang mau berobat aksesnya jadi lebih mudah. Masyarakat juga merasa pembangunan jalan di wilayahnya direalisasikan," tuturnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaan pekerjaan agar sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Hera berharap masyarakat dapat melihat pembangunan tersebut secara positif.
"Mari kita lihat dari segi positif. Memang anggaran kita terbatas dengan luas wilayah Sukabumi yang sangat banyak. Kalau sesuai keinginan saya sendiri, saya ingin dibeton, saya ingin lebih panjang. Tapi kenyataannya seperti ini. Mari kita ber-positive thinking terhadap pemerintah dan saling mengawasi pelaksanaannya sesuai dengan spek yang diberikan oleh dinas," ujarnya.
Hera menambahkan, masih banyak usulan pembangunan jalan lain di wilayah Dapil III yang terus diperjuangkannya melalui hasil reses dan aspirasi masyarakat. Namun, pelaksanaannya tetap menyesuaikan prioritas serta pertimbangan teknis dari perangkat daerah.
"Banyak, bukan hanya di Nagrak. Kalau saya memperjuangkan tentunya di Dapil 3 sesuai amanat hasil reses. Mengenai pelaksanaannya, dinas yang menentukan berdasarkan pertimbangan teknis. Yang penting saya sudah mengajukan aspirasi masyarakat," pungkasnya.
Baca Juga: Dukung Asta Cita Presiden, Hera Iskandar Apresiasi Panen Jagung Polres Sukabumi
Terpisah, Kepala Desa Nagrak Selatan, Tutang Sutiawan, menyambut baik realisasi perbaikan ruas Jalan Karangtengah-Sinagar yang selama ini menjadi salah satu keluhan utama masyarakat.
Menurutnya, jalan yang berada di depan Kantor Desa Nagrak Selatan hingga SD Negeri 2 Nagrak Selatan tersebut merupakan akses vital yang digunakan oleh mayoritas warga Kecamatan Nagrak dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
"Pada dasarnya, baik secara pribadi maupun kelembagaan Pemerintah Desa Nagrak Selatan, kami sangat menyambut baik rencana perbaikan jalan kabupaten ruas Karangtengah-Sinagar, khususnya jalan di depan kantor desa sampai SD Negeri 2 yang kondisinya rusak berat," ujar Tutang.
Ia mengatakan, kondisi jalan yang rusak selama ini kerap mengganggu mobilitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama saat musim hujan.
Karena itu, pihaknya berharap pekerjaan perbaikan dapat dilaksanakan secara maksimal sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan.
"Jalan tersebut merupakan akses vital yang digunakan oleh mayoritas masyarakat Kecamatan Nagrak. Saya berharap perbaikan dilakukan secara maksimal dan ke depannya di ruas jalan tersebut juga dibangun drainase, supaya saat musim hujan air tidak menggenangi badan jalan," katanya.
Tutang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memperjuangkan usulan perbaikan jalan tersebut hingga akhirnya direalisasikan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Camat Nagrak, serta khususnya kepada Bapak Hera Iskandar selaku Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi yang telah memperjuangkan perbaikan jalan ini melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD sehingga usulan masyarakat bisa direalisasikan," pungkasnya. (adv)
Editor : Denis Febrian