SUKABUMIUPDATE.com - Dugaan pelecehan terhadap seorang siswi SMK yang tengah menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Sukabumi.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Rahma Sakura Ramkar menyayangkan kabar dugaan tindakan tersebut. Menurutnya, pelajar yang menjalani PKL seharusnya mendapatkan pembekalan dan pengalaman pembelajaran di lapangan.
"Saat mendengar kabar ini saya menyayangkan. Anak PKL yang harusnya mendapatkan pembekalan dan pengalaman pembelajaran di lapangan, malah mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan," ujar Rahma, Selasa (15/9/2026).
Ia mengatakan, dugaan tersebut tetap harus dipastikan melalui proses yang berlaku. Menurutnya, penanganan kasus perlu terus dipantau, terutama untuk memastikan korban tidak merasa takut dalam menjalani proses yang ada.
"Perlu dipastikan apakah benar terjadi, harus terus dipantau, terutama korban jangan sampai merasa takut. Kalau memang benar terjadi kami meminta diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.
Sebelumnya, dugaan pelecehan terhadap seorang siswi kelas XI di salah satu SMK di Kabupaten Sukabumi mencuat setelah korban mengadukan perlakuan yang dialaminya saat menjalani PKL di Dishub Kabupaten Sukabumi.
Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi. Seorang oknum Sekretaris Dishub Kabupaten Sukabumi berinisial TIP juga telah dijemput penyidik untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan perkara tersebut.
Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi menyatakan telah melakukan pendampingan terhadap korban, termasuk asesmen awal dan pendampingan psikologis. (adv)
Editor : Ikbal Juliansyah