SUKABUMIUPDATE.com – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan, Anang Janur, menyoroti kekacauan penataan data desil sosial yang dinilai merugikan masyarakat miskin. Dampak ketidakakuratan data tersebut menyebabkan sejumlah warga kurang mampu, warga berstatus miskin ekstrem, hingga penyandang disabilitas mendadak masuk ke kategori desil tinggi, sehingga kehilangan hak penjaminan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI).
Keluhan mendalam ini mengemuka saat Anang Janur menggelar Reses Ketiga Tahun Sidang 2026 di Kampung Pasirkasongket, Desa Talagamurni, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (26/10/2026).
Anang menegaskan bahwa persoalan data desil ini harus segera dievaluasi dan dibenahi oleh pihak terkait agar bantuan penjaminan kesehatan pemerintah benar-benar tepat sasaran.
"Ya, warga menyampaikan dua hal yang utama, yaitu berkaitan dengan BPJS PBI dan perbaikan jalan. Tentu ini akan menjadi catatan penting bagi kami, terutama dalam mendorong penyelesaian masalah kekacauan data desil ini," kata Anang di sela-sela kegiatan reses.
Baca Juga: Reses Anang Janur di Mangunjaya Waluran: Warga Usulkan Perbaikan Jalan hingga Pembangunan PAUD
Sebagai langkah konkret, Anang mendorong Pemkab Sukabumi melakukan reorientasi dan efisiensi anggaran daerah demi memprioritaskan pemenuhan layanan kesehatan masyarakat. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah pengalihan alokasi anggaran yang kurang mendesak untuk dialihkan pada pembiayaan jaminan kesehatan bagi warga yang kuotanya terhapus akibat penyesuaian desil.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penguatan kolaborasi serta sinergi antara Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi dengan dunia usaha melalui program pertanggungjawaban sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) untuk menutup celah pembiayaan penjaminan kesehatan warga miskin.
Keluhan Infrastruktur Jalan
Tidak hanya masalah jaminan kesehatan, warga Desa Talagamurni dalam kesempatan reses tersebut juga menumpahkan keluh kesahnya terkait kondisi infrastruktur di wilayah selatan Sukabumi. Warga mendesak adanya perbaikan menyeluruh pada akses jalan, baik jalan status kabupaten maupun jalan desa yang kondisinya rusak dan mengganggu mobilitas ekonomi masyarakat setempat.
Anang berjanji akan mengawal seluruh aspirasi masyarakat Cibitung, umumnya Pajampangan tersebut untuk diperjuangkan dalam pembahasan anggaran dan rapat kerja DPRD Kabupaten Sukabumi bersama dinas-dinas teknis terkait. (adv)
Editor : Denis Febrian