Sukabumi Update

Cecep Supriadi Dapat Amanah Baru, Kini Jabat Kabid PAUD dan PNF Disdik Sukabumi

Cecep Supriadi Kepala Bidang Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (PAUD dan PNF) Disdik Kab Sukabumi. (Sumber : SU/Ilyas).

SUKABUMIUPDATE.com – Cecep Supriadi mendapat amanah baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Setelah sebelumnya menjabat sebagai Kasi Penegakan Peraturan Daerah (Gakperda) Satpol PP Kabupaten Sukabumi, kini Cecep dipercaya menduduki jabatan sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (PAUD dan PNF) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi.

Peralihan jabatan tersebut menjadi bagian dari pelantikan dan pengambilan sumpah 327 pejabat eselon III/a, III/b, dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Pelantikan dipimpin langsung Bupati Sukabumi Asep Japar dan digelar secara terbuka di kawasan objek wisata Alun-Alun Gadobangkong, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Senin (10/8/2026).

Bagi Cecep, jabatan baru tersebut merupakan amanah yang diberikan pimpinan dan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga: Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi Bakal Pindah Lokasi: Geser 1 Kilometer, Nama Kampung Diganti

"Alhamdulillah saya mendapat amanah dari Pak Bupati Sukabumi Asep Japar yang hari ini dilantik. Secara pribadi saya mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada bapak Bupati," kata Cecep Supriadi.

Cecep mengatakan, amanah tersebut menjadi bagian dari perjalanan tugasnya sebagai aparatur sipil negara. Sebelumnya, ia menjalankan tugas di Satpol PP Kabupaten Sukabumi sebagai Kasi Penegakan Peraturan Daerah.

Kini, tugas dan tanggung jawabnya bergeser ke sektor pendidikan, khususnya dalam pengelolaan PAUD dan pendidikan nonformal.

"Sebelumnya saya menjabat Kasi Penegakan Peraturan Daerah (Gakperda) Satpol PP Kabupaten Sukabumi. Sekarang saya mendapat amanah sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan," ujarnya.

Baca Juga: FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Kesempatan Timnas Indonesia Bangkit Usai Gagal di Piala AFF

Sebelumnya diberitakan, Bupati Sukabumi Asep Japar melantik sebanyak 327 pejabat eselon III/a, III/b dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Pelantikan berlangsung di kawasan wisata Alun-Alun Gadobangkong, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Senin (10/8/2026).

Bupati Sukabumi Asep Japar mengatakan, pemilihan Alun-Alun Gadobangkong sebagai lokasi pelantikan merupakan bagian dari upaya mempromosikan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Sukabumi.

"Memang sengaja hari ini dilaksanakan di kawasan wisata Gado Bangkong. Mungkin ini baru pertama kali di Kabupaten Sukabumi. Kenapa saya melakukan seperti ini, kita harus seolah-olah mempromosikan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Sukabumi," kata Asep Japar seusai pelantikan.

Menurutnya, konsep serupa tidak menutup kemungkinan kembali dilakukan di sejumlah destinasi wisata lainnya di Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: Jumat Bersih Berlanjut di Pasar Parungkuda, Pengelola Soroti Sampah yang Dibuang Sembarangan

Di hadapan ratusan pejabat yang dilantik, Asep juga memberikan penegasan terkait profesionalisme dan loyalitas aparatur sipil negara (ASN).

Ia meminta para pejabat tidak menganggap jabatan yang diperoleh sebagai hasil perjuangan pihak tertentu. Menurutnya, seluruh pejabat yang dilantik merupakan bagian dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan tidak boleh terbentuk kelompok berdasarkan kedekatan dengan bupati, wakil bupati maupun sekretaris daerah.

"Di sini tidak ada orang Bupati, tidak ada orang Wakil Bupati, tidak ada orang Sekda. Sama semua," kata Asep Japar.

Asep juga menyinggung kemungkinan adanya pejabat yang tidak puas terhadap hasil rotasi, mutasi maupun promosi jabatan. Ia meminta pejabat yang merasa keberatan menyampaikan langsung kepadanya.

Baca Juga: Tebing Kosmo, Wisata Tidak Jauh dari Kota Bandung yang Berdekatan dengan Curug Batu Templek

"Kalau tidak puas, ngomong kepada saya langsung. Jangan menyalahkan Pak Sekda, jangan menyalahkan BKPSDM. Yang tanda tangan saya, jadi salahkan saya," ujarnya.

Tak hanya itu, Asep memperingatkan para pejabat agar tidak melakukan tindakan yang dapat mencoreng integritas birokrasi, termasuk membawa-bawa nama pihak tertentu sebagai pihak yang berjasa atas jabatan yang diperoleh.

Ia bahkan menegaskan akan menjatuhkan sanksi tegas kepada pejabat yang tidak mampu menjalankan tugas dengan baik.

"Kalau tidak andal, saya akan melakukan demosi," katanya.

Baca Juga: Polisi Buru Berandal Motor Pelaku Dugaan Penganiayaan Satpam SPPG di Sukabumi

Asep mengungkapkan, selama masa kepemimpinannya sudah ada sekitar lima pejabat yang didemosi, sementara proses terhadap pejabat lainnya masih berjalan. Ia juga menyebut pemecatan terhadap pegawai telah dilakukan.

Menurutnya, tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan ASN benar-benar menjalankan fungsi utamanya sebagai pelayan masyarakat.

"ASN adalah pelayan masyarakat. Jadi hari ini, raja itu masyarakat. Masyarakat adalah raja yang betul-betul harus dilayani dengan baik oleh kita," tegasnya. (adv)

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT