Sukabumi Update

Jangan Nonton Kalau Tak Siap Sakit Hati! 5 K-Drama dengan Ending Paling Nyesek

Deretan K-Drama dengan ending yang bikin susah moveon (Sumber : X/@Soompi)

SUKABUMIUPDATE.com - Pernah selesai menonton K-drama, lalu hanya bisa menatap langit-langit kamar sambil bertanya-tanya, Sekarang aku harus ngapain? Kalau pernah, berarti kamu tahu betapa nyata rasanya mengalami emotional hangover setelah sebuah drama berakhir.

Mulai dari kisah cinta yang berakhir tragis hingga cerita tentang kehilangan dan kehidupan yang penuh perjuangan, lima K-drama berikut dikenal sebagai tontonan yang meninggalkan luka emosional cukup dalam. 

1. Reply 1988

Drama ini membawa penonton mengikuti kehidupan lima sahabat yang tumbuh bersama di sebuah lingkungan di Seoul: Deok Sun, Jung Hwan, Sun Woo, Dong Ryong, dan Taek.

Mereka menghadapi berbagai persoalan keluarga, sekolah, persahabatan, cinta pertama, hingga rasa tidak pasti ketika beranjak dewasa. Justru karena kisahnya terasa begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari, hubungan antar karakternya menjadi salah satu daya tarik terbesar drama ini.

Namun, bagian yang paling membekas bagi banyak penonton adalah kisah cintanya. Sejak awal, penonton dibuat menebak-nebak siapa yang akhirnya akan menjadi pasangan Deok Sun. Persaingan antara Team Taek dan Team Jung Hwan pun menjadi perbincangan besar.

Bagi penonton yang mendukung Jung Hwan, akhir kisah ini terasa sangat menyakitkan. Harapan yang dibangun sepanjang episode seolah runtuh begitu saja. Bahkan bertahun-tahun setelah drama berakhir, perdebatan mengenai pasangan Deok Sun masih sering dibicarakan penggemar.

Baca Juga: Sinopsis Drama Korea A Trap Called Desire, Angkat Kisah Balas Dendam Penuh Intrik

2. My Mister

Kalau ada drama yang mampu membuat penonton menangis tanpa harus mengandalkan kisah cinta yang berlebihan, ini adalah salah satunya.

Drama ini mengikuti Lee Ji An (IU), seorang perempuan muda yang terlilit utang dan harus bekerja di berbagai pekerjaan sambilan. Di tengah kehidupannya yang berat, ia juga harus merawat neneknya yang sudah lanjut usia.

Ji An menjalani hidup seolah tidak memiliki alasan untuk berharap. Semuanya terasa semakin berat sampai ia bertemu Park Dong Hoon (Lee Sun Kyun). Hubungan keduanya berkembang menjadi sesuatu yang lebih dalam daripada sekadar pertemanan. Dong Hoon menjadi sosok yang memberikan dukungan dan membantu Ji An melihat kehidupan dari sudut pandang yang berbeda.

Perjalanan Ji An menjadi bagian yang sangat emosional. Penonton diajak melihat bagaimana seseorang yang sudah begitu lelah dengan kehidupan tetap berusaha bertahan dan menjaga orang yang disayanginya.

3. The Red Sleeve

Bersiaplah patah hati kalau memutuskan menonton. Dibintangi Lee Jun Ho dan Lee Se Young, drama sejarah ini mengisahkan Yi San dan Seong Deok Im, dua orang dari latar belakang berbeda yang terlibat dalam hubungan cinta yang begitu dalam.

Yi San adalah seorang bangsawan yang kelak menjadi raja, sementara Deok Im merupakan seorang court lady. Perbedaan status membuat hubungan mereka tidak pernah sederhana. Di satu sisi ada cinta, tetapi di sisi lain terdapat tanggung jawab, status, dan kewajiban terhadap kerajaan.

Chemistry antara Lee Jun Ho dan Lee Se Young menjadi salah satu kekuatan utama drama ini. Hubungan Yi San dan Deok Im berkembang perlahan, membuat penonton semakin terikat secara emosional dengan keduanya.

Karena kisahnya terinspirasi dari tokoh sejarah nyata, sebagian penonton mungkin sudah mengetahui bahwa hubungan mereka tidak akan berakhir seperti dongeng. Namun, mengetahui takdirnya tidak membuat rasa sakitnya menjadi lebih ringan.

Justru karena penonton sudah menghabiskan begitu banyak waktu bersama Yi San dan Deok Im, perpisahan mereka terasa semakin menyakitkan.

Baca Juga: Sinopsis Drama Korea Our Sticky Love, Kisah Romantis Jung Hae In dan Ha Young

4. Youth of May

Jika kamu mencari K-drama yang benar-benar bisa menghancurkan hati, ini wajib masuk daftar.

Lee Do Hyun berperan sebagai Hwang Hee Tae, seorang mahasiswa kedokteran yang cerdas dan menawan. Ia kemudian bertemu Kim Myung Hee (Go Min Si), seorang perawat yang kuat, mandiri, dan memiliki kehidupannya sendiri.

Kisah cinta mereka berlangsung dengan latar belakang Mei 1980 di Gwangju, ketika masyarakat menghadapi pergolakan politik dan tragedi Gwangju Uprising.

Inilah yang membuat kisah mereka terasa semakin memilukan. Hubungan Hee Tae dan Myung Hee pada awalnya begitu lembut dan tulus. Penonton dibuat melihat mereka perlahan jatuh cinta dan berharap keduanya bisa memiliki masa depan bersama.

Namun, latar sejarah yang menjadi bagian penting dari cerita membuat harapan tersebut terasa semakin rapuh.

Semakin penonton menyukai hubungan mereka, semakin sakit pula rasanya ketika tragedi mulai terjadi. Chemistry Lee Do Hyun dan Go Min Si membuat kisah cinta mereka terasa nyata sehingga penonton benar-benar ikut berharap agar keduanya bisa mendapatkan akhir bahagia.

Sayangnya, Youth of May bukanlah drama yang ingin membuat penonton keluar dengan hati yang utuh.

5. Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo

Kalau membicarakan K-drama yang meninggalkan luka emosional bertahun-tahun setelah tamat, rasanya hampir mustahil melewatkan Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo

IU berperan sebagai Go Ha Jin, seorang perempuan dari masa modern yang tiba-tiba kembali ke masa Goryeo dan hidup sebagai Hae Soo. Di sana, ia bertemu keluarga kerajaan yang dipenuhi para pangeran.

Hae Soo awalnya jatuh cinta kepada pangeran kedelapan, Wang Wook (Kang Ha Neul). Namun, perjalanan cintanya kemudian membawanya kepada Wang So (Lee Joon Gi), sosok pangeran yang awalnya dianggap menakutkan dan kejam.

Hubungan Hae Soo dan Wang So menjadi pusat emosional drama ini. Mereka saling mencintai, tetapi keadaan, politik kerajaan, dan tanggung jawab sebagai anggota keluarga kerajaan membuat hubungan mereka tidak pernah berjalan mudah.

Pada akhirnya, Wang So harus menghadapi pilihan antara cinta dan kewajibannya. Hae Soo pun harus menanggung konsekuensi dari berbagai keputusan yang terjadi di sekeliling mereka.

Yang membuat Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo begitu membekas adalah perasaan bahwa kisah mereka seharusnya bisa berakhir berbeda. Penonton sudah melihat perjuangan keduanya, sehingga perpisahan mereka terasa jauh lebih menyakitkan.

Kelima drama ini punya jenis kesedihan yang berbeda. Reply 1988 membuat penonton patah hati karena harapan cinta yang tidak berjalan sesuai keinginan. My Mister menghadirkan kesedihan yang lebih realistis dan perlahan. The Red Sleeve membawa tragedi cinta dari sejarah. Youth of May menggabungkan romansa dengan tragedi sejarah, sementara Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo memberikan kisah cinta tragis yang terasa seperti luka lama yang tak kunjung sembuh. Namun, justru itulah alasan drama-drama tersebut begitu berkesan.

Jadi, kalau kamu sedang mencari tontonan ringan untuk mengisi waktu luang, mungkin jangan mulai dari lima drama ini.

Tapi kalau kamu siap untuk tertawa, jatuh cinta, menangis, lalu mengalami emotional hangover setelah tamat lima K-drama ini layak masuk daftar tontonanmu.

Baca Juga: Sering Skip Sunscreen? Ini Dampaknya pada Kulit yang Jarang Disadari

Sumber: Soompi

Editor : Silvi Maharani

Tags :
BERITA TERKAIT