SUKABUMIUPDATE.com - Antusias masyarakat untuk mengunjungi Sukabumi Light Festival di Stadion Suryakencana, Kota Sukabumi cukup tinggi apalagi disaat musim libur sekolah seperti saat ini.
Seperti yang dilakukan Bohim Gunawan (57 tahun). Dia memboyong anak dan cucunya untuk melihat pertunjukan Light Festival. Pengunjung ini datang dari daerah Bojonglopang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi karena penasaran dengan pertunjukan tersebut.
“Saya datang sama anak saya 2 orang, cucu 3, menantu 1 dan keponakan jadi 7 orang dengan saya. Saya berangkat dari Bojonglopang, Jampangtengah tadi jam 5 sore barusan sampai jam 7" ujarnya.
Menurut dia, momen diselenggarakannya Sukabumi Light Festival ini tepat dengan musim samenan atau perayaan hari kenaikan kelas atau kelulusan siswa. Sehingga menjadi tujuan wisata alternatif di saat liburan sekolah.
Bohim mengaku mengetahui adanya Light Festival tersebut dari media sosial yang dilihatnya. Dia pun berharap penyelenggara berinovasi lagi agar pengunjung tidak bosa,
"Dari media facebook, belum kemana-mana baru lihat air mancur yang ada lampunya itu, saran saya mungkin harus ada game-game untuk anak-anak biar tambah seru, jenuh mandang lampu terus mah," jelasnya.
Sementara itu, Staf Light Festival Kaliana (21 tahun) mengatakan, Sukabumi Light Festival ini digelar sejak 24 Juni hingga 24 Juli mendatang. Dalam satu pekan terakhir rata-rata pengunjung setiap malamnya bisa mencapai 100-300 orang.
"Kemarin karena hujan ada sekitar 100 [pengunjung]. Kalau weekend 200-300 orang, sudah seminggu kita disini,” ujarnya.
Untuk pengunjung banyak dari Kota Sukabumi. “Tapi tak menutup kemungkinan dari luar Sukabumi juga datang," tuturnya.
Di light festival itu ada pertunjukan air mancur menari yang digabungkan dengan pantulan lampu LED warna-warni serta diiringi oleh lagu-lagu populer. Dalam sekali pertunjukan air mancur itu dibarengi tiga lagu dengan durasi sekitar 15 menit dan dalam semalam hanya 4 kali dipertunjukan. 1 kali pertunjukan waktunya satu jam sekali dan dimulai dari pukul 18.30 WIB.
Selain itu terdapat beberapa spot area yang disajikan diantaranya taman Lampion, Seaworld, Bunga Tulip, Jurassic Park, Lorong Cahaya, air mancur menari dan rumah durian. Semua spot area menggunakan cahaya dari LED light.
Kaliana menyatakan sebelumnya festival lampu ini digelar di Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Karena antusias masyarakat yang tinggi maka dilaksanakan lagi di Stadion Suryakencana.
Lebih lanjut, Kaliana menuturkan Light Festival seperti ini pernah dilaksanakan di Singapura dan pertunjukan itu disaksikan oleh owner Taman Pelangi atau PT Wahana Varian Ekspresi. Sehingga PT Wahana Varian Ekspresi terinspirasi untuk membuka pertunjukan tersebut.
"Sebenarnya waktu itu ada di Singapura dan owner kita kebetulan lihat wah bagus ini dibawa ke Indonesia. Akhirnya dibawa ke indonesia sampai sekarang," pungkasnya.
Editor : Andri Somantri