SUKABUMIUPDATE.com - Jawa Barat tidak hanya terkenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga memiliki banyak destinasi wisata religi.
Dengan mayoritas penduduk yang beragama Islam, provinsi ini menyimpan berbagai tempat bersejarah yang sering dikunjungi untuk berziarah maupun menambah wawasan keislaman.
Wisata religi di Jawa Barat menarik minat pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia. Tempat-tempat ini menjadi tujuan utama bagi mereka yang ingin memperdalam spiritualitas dan mengenal lebih jauh sejarah Islam di tanah Sunda.
Selain berziarah, mengunjungi wisata religi juga memberikan kesempatan untuk memahami lebih dalam perjalanan dakwah Islam serta meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.
Destinasi ini sangat cocok untuk dikunjungi selama bulan suci Ramadan sebagai bagian dari kegiatan ibadah. Berikut adalah tujuh destinasi wisata religi di Jawa Barat yang direkomendasikan untuk dikunjungi saat bulan Ramadan yang dikutip dari berbagai sumber.
1. Makam Sunan Gunung Jati, Cirebon
Sunan Gunung Jati merupakan salah satu anggota Wali Songo yang memiliki peran penting dalam penyebaran Islam di Jawa, khususnya di Cirebon. Nama lengkapnya adalah Sultan Syarif Hidayatullah Al-Azhamatkhan Al-Husaini Al-Cirbuni Shahib Jabal Jati bin Sultan Syarif Malik Abdullah Umdatuddin Al-Azhamatkhan Al-Husaini.
Beliau lahir pada tahun 1448 Masehi dari pasangan Syarif Abdullah Umdatuddin bin Ali Nurul Alam dan Nyai Rara Santang, putri dari Prabu Siliwangi, raja Kerajaan Pajajaran.
Makam Sunan Gunung Djati, yang terletak di kompleks pemakaman Astana Gunung Sembung, Cirebon, memang sering menjadi tujuan ziarah dari berbagai daerah, bahkan luar daerah.
Lokasi: Jalan Alun-Alun Ciledug No. 53, Astana, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon.
2. Makam Syaikh Quro, Karawang
Syaikh Quro, yang juga dikenal dengan nama Syaikh Qurotul Ain, Syaikh Hasanudin, atau Syaikh Mursahadatillah, adalah seorang ulama yang menyebarkan Islam di Karawang. Ia merupakan putra dari Syaikh Yusuf Siddik, seorang ulama besar dari negeri Campa.
Menurut naskah Purwaka Caruban Nagari, sebelum tiba di Karawang, Syaikh Quro sempat singgah di Pelabuhan Muara Jati Cirebon pada tahun 1338 Saka atau 1416 Masehi. Keberadaannya di Karawang memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan Islam di wilayah tersebut.
Lokasi: Pulo Bata, Desa Pulo Kalapa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang
3. Goa Safarwadi Pamijahan, Tasikmalaya
Goa Safarwadi awalnya merupakan tempat berkumpulnya para wali dan menjadi lokasi pendidikan bagi para santri yang dibimbing oleh Syekh Abdul Muhyi. Beliau dikenal sebagai pembawa tarekat Syathariyah pertama ke Pulau Jawa dan sangat dihormati oleh masyarakat sekitar.
Syekh Abdul Muhyi juga dikenal dengan sebutan Haji Karang karena pernah menjalani uzlah dan khalwat di Gua Karang. Goa Safarwadi sendiri merupakan bagian dari kompleks wisata religi di Pamijahan, Tasikmalaya.
Sebelum memasuki gua, pengunjung biasanya akan berziarah terlebih dahulu ke makam Syekh Abdul Muhyi.
Lokasi: Desa Pamijahan, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya.
4. Masjid Agung Sukabumi
Masjid Agung Kota Sukabumi merupakan salah satu masjid bersejarah yang menjadi pusat peribadatan umat Islam di kota ini. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga menjadi tempat berkumpulnya para pejuang pada masa lalu.
Didirikan pada tahun 1935 di atas tanah wakaf dari K.H. Djuwaeni, masjid ini awalnya hanya berupa mushola kecil. Namun, setelah K.H. Ahmad Djuwaeni diangkat menjadi penghulu Sukabumi, masjid ini dikembangkan menjadi Masjid Agung.
Dahulu, masjid ini juga berfungsi sebagai pusat dakwah Islam yang besar. Namun saat ini, banyak wisatawan dari luar kota yang datang untuk melihat keindahan serta beribadah di masjid bersejarah ini, terutama saat Ramadan.
Lokasi: Jl. Alun-Alun Utara No. 4B, Gunungparang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat.
5. Goa Sunyaragi, Cirebon
Goa Sunyaragi adalah situs bersejarah yang dulunya digunakan sebagai tempat meditasi para Sultan Cirebon beserta keluarganya. Nama "Sunyaragi" berasal dari kata "sunya" yang berarti sepi dan "ragi" yang berarti raga.
Begitu tiba di lokasi, pengunjung akan disambut dengan pemandangan batuan karang yang tertata tanpa pola tertentu, menciptakan bentuk artistik yang unik dan menarik. Keunikan arsitektur Goa Sunyaragi menjadikannya salah satu destinasi wisata religi yang menarik di Cirebon.
Lokasi: Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.
6. Masjid Al-Jabbar, Bandung
Masjid Al-Jabbar, meskipun masih tergolong baru, telah menjadi salah satu ikon wisata religi di Kota Bandung. Keunikan masjid ini terletak pada desain arsitekturnya yang futuristik dan berbeda dari masjid pada umumnya.
Salah satu daya tarik utama Masjid Al-Jabbar adalah area lantai dasarnya yang berfungsi sebagai museum. Museum ini menyajikan sejarah Rasulullah SAW, perkembangan Islam di Indonesia, serta sejarah Islam di Jawa Barat. Dengan teknologi digital canggih, museum ini menjadi pusat edukasi Islam yang interaktif dan informatif.
Lokasi: Jl. Cimincrang No.14, Cimenerang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat.
Destinasi wisata religi di Jawa Barat ini menawarkan pengalaman spiritual yang mendalam sekaligus memberikan wawasan sejarah Islam di tanah Sunda.
Editor : Ikbal Juliansyah