SUKABUMIUPDATE.com - Isra Miraj 1447 Hijriah, tahun 2026 ini jatuh pada hari Jumat 16 Januari 2026. Dimana pemerintah menetapkan peringatan tersebut menjadi hari libur nasional, yang secara langsung menjadi long weekend pertama di tahun ini.
Pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor: 1497 Tahun 2025, Nomor: 2 Tahun 2025, dan Nomor: 5 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.
Penerbitan SKB 3 Menteri ini dilakukan dalam rangka efisiensi dan efektivitas hari kerja serta memberi pedoman bagi instansi pemerintah dan swasta dalam melaksanakan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026.
Baca Juga: Kabupaten Sukabumi Siaga Hujan Lebat hingga Sangat Lebat, Periode 13-15 Januari 2026
Berdasarkan SKB tersebut, jumlah hari libur nasional adalah sebanyak 17 hari dan cuti bersama sebanyak 8 hari, diantaranya adalah peringatan Isra Miraj.
Momen Isra Miraj 2026 ini tentunya bisa dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat dan berliburan. Bertepatan pada Jumat 16 Januari 2026, hari tersebut berdampingan dengan libur akhir pekan yang menjadikannya libur panjang.
Berikut Jadwal Long Weekend Isra Miraj 2026:
- Jumat, 16 Januari 2026: Peringatan Isra Miraj 1447 H
- Sabtu, 17 Januari 2026: Libur Akhir Pekan
- Minggu, 18 Januari 2026: Libur Akhir Pekan
Namun berdasarkan SKB 3 Menteri tidak terdapat cuti bersama di peringatan Isra Miraj 2026 ini, namun pekerja bisa menambah masa liburan dengan menggunakan cuti tahunan.
Saran Cuti Tahunan:
- Kamis, 15 Januari 2026
- Senin, 19 Januari 2026
Maka dari itu jika digabung, total libur long weekend bisa menjadi 4 atau 5 hari, sesuai dengan keinginan masa cuti tahunan apabila dipergunakan.
Sejarah Peristiwa Isra Miraj
Isra adalah perjalanan Baginda Nabi Muhammad SAW dari Ka'bah di Makkah menuju Masjid Al Aqsa di Yerusalem. Dalam perjalanan tersebut, Nabi mengendarai Buraq, hewan yang memiliki tubuh seperti kuda putih dengan ekor dan sayap layaknya burung Merak.
Sesampainya di Masjid Al Aqsa, Nabi Muhammad SAW dikisahkan memimpin para nabi terdahulu untuk melaksanakan shalat dua rakaat. Sementara Mi’raj adalah kelanjutan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjid Al Aqsa ke langit ketujuh atau Sidratul Muntaha.
Perjalanan ke Sidratul Muntaha, Rasulullah SAW dikisahkan bertemu dengan nabi-nabi terdahulu seperti berikut.
- Di langit pertama bertemu Nabi Adam
- Di langit kedua bertemu Nabi Isa dan Yahya.
- Di langit ketiga bertemu Nabi Yusuf.
- Di langit keempat bertemu Nabi Idris.
- Di langit kelima bertemu Nabi Harun.
- Di langit keenam bertemu Nabi Musa.
- Di langit ketujuh bertemu Nabi Ibrahim.
Perjalanan tersebut Nabi Muhammad mendapat perintah shalat dari Allah SWT. Pada awalnya, Rasulullah SAW menerima perintah shalat sebanyak 50 kali sehari. Namun Nabi Musa mengingatkan Nabi Muhammad bahwa umatnya tidak akan mampu dengan jumlah sebanyak itu.
Nabi kemudian pergi menghadap Allah SWT dan setelah meminta keringanan, jumlah shalat turun menjadi 10 kali sehari. Namun ternyata jumlah tersebut dirasa masih memberatkan sehingga Nabi Muhammad kembali menghadap Allah SWT sampai akhirnya jumlah shalat menjadi lima kali sehari. Inilah yang menjadi dasar shalat sampai hari ini.
Setelah mendapatkan perintah tersebut Nabi Muhammad kembali ke Mekkah dan menceritakan semuanya. Awalnya banyak yang tidak mempercayai Rasulullah SAW meski sudah banyak bukti yang menunjukkan kebenarannya.
Abu Bakar AS adalah orang pertama yang menerima dan mempercayai kisah Nabi Muhammad SAW tersebut. Oleh karenanya Abu Bakar mendapat julukan Ash-Shiddiq yang berarti orang yang teguh hatinya dan jujur.
Editor : Ikbal Juliansyah