Sukabumi Update

Papajar Jelang Ramadan, 100 Warga Jagamukti Surade Ngaliwet Bareng di Jalan Lingkungan

100 warga Jagamukti, Surade, Sukabumi saat ngaliweut bareng sebagai tradisi papajar jelang ramadan. Minggu (15/2/2026). (Sumber: Dok Warga)

SUKABUMIUPDATE.com - Cara unik dilakukan warga Kampung Jagamukti RT 006/002, Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi dalam menyambut datangnya bulan Ramadan. Jika biasanya tradisi papajar digelar di tempat wisata seperti pantai, warga setempat justru memanfaatkan jalan lingkungan yang telah beraspal sebagai lokasi kegiatan.

Sekitar 100 warga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak. Mereka tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang berlangsung penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

Salah seorang warga, Gilang, mengatakan bahwa tradisi papajar di jalan lingkungan ini menjadi pilihan bersama karena dinilai lebih praktis dan tetap menghadirkan suasana kebersamaan.

“Biasanya papajar dilakukan di tempat wisata seperti pantai. Tapi warga sepakat memanfaatkan jalan lingkungan yang sudah beraspal agar lebih dekat dan mudah dijangkau semua warga,” ujar Gilang kepada Sukabumiupdate.com, Minggu (15/2/2026).

Baca Juga: Menang 4-1 atas Real Sociedad, Real Madrid Kudeta Barcelona di Puncak Klasemen

Menurutnya, kegiatan ini sebelumnya sudah dua kali dilaksanakan setiap tahun. Dengan pelaksanaan kali ini, tradisi papajar tersebut telah memasuki tahun ketiga dan direncanakan menjadi agenda tahunan menjelang bulan Ramadan.

“Kegiatan ini sudah dua kali dilakukan sebelumnya, dan sekarang jadi yang ketiga kalinya. Insyaallah ke depan akan terus menjadi tradisi tahunan warga,” tambahnya.

Beragam hidangan khas disajikan dalam kegiatan tersebut. Warga bersama-sama menikmati nasi liwet lengkap dengan ikan laut bakar dan ikan tawar bakar, ayam bakar, beserta lalapan. Seluruh menu disiapkan secara gotong royong oleh warga.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat warga duduk berjajar di sepanjang jalan lingkungan sambil menyantap hidangan yang telah disiapkan. Anak-anak pun terlihat ceria mengikuti kegiatan tersebut.

Tradisi papajar ini tidak hanya menjadi momen makan bersama, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Editor : Asep Awaludin

Tags :
BERITA TERKAIT