SUKABUMIUPDATE.com – Menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit dengan pemandangan matahari terbenam (sunset) menjadi pilihan favorit warga di Pantai Kumala, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi. Suasananya yang tenang dan menyejukkan memberikan pengalaman berbeda bagi para pengunjung di bulan Ramadan 1447 H ini.
Hamparan pasir yang luas dipadukan dengan semilir angin laut dan hangatnya cahaya mentari sore menciptakan atmosfer yang relaks. Meski matahari masih tampak di ufuk barat, udara di kawasan pantai ini tetap terasa adem, membuat warga betah berlama-lama menanti kumandang azan Magrib.
Savina (19), seorang warga Palabuhanratu, mengaku bahwa Pantai Kumala adalah tempat pelarian sempurna untuk menyegarkan pikiran setelah seharian berpuasa.
"Kalau ditanya gimana rasanya ngabuburit sore di Pantai Kumala Cikakak, jujur aja enak banget, beda dari ngabuburit di tempat lain. Suasananya santai dan nyaman, jadi berasa lebih tenang. Anginnya sepoi-sepoi, nggak panas walaupun matahari masih kelihatan," ujarnya kepada sukabumiupdate.com, pada Sabtu (21/2/2026).
Baca Juga: Berburu Takjil Ramadan 2026 di Alun-Alun Palabuhanratu, Warga: Murah dan Lengkap!
Keindahan langit jingga saat matahari perlahan tenggelam menjadi daya tarik utama. Siluet pohon kelapa yang berjejer di pinggir pantai menambah kesan estetik pada panorama alam di Cikakak ini. Bagi Savina, momen ini bukan sekadar menunggu waktu makan, melainkan waktu untuk recharge energi positif.
"Pas kebetulan langit sore lagi bagus banget, sunset-nya cakep. Matahari pelan-pelan turun, warnanya oranye terang. Mau sambil ngobrol, diam aja, atau sekadar main HP juga tetap nyaman," katanya.
"Spot ini enak banget buat ngabuburit karena nggak cuma nunggu waktu berbuka, tapi sekalian recharge pikiran. Kita bisa refleksi, jadi lebih engga kerasa waktu tuh," tambahnya.
Hal senada diungkapkan oleh Rizky (24). Ia sengaja datang bersama teman-temannya karena menyukai karakteristik Pantai Kumala yang tidak terlalu bising dibandingkan pusat keramaian lainnya.
"Kalau ngabuburit di sini rasanya lebih rileks. Nggak terlalu ramai, jadi bisa duduk santai sambil lihat laut dan nunggu sunset. Suasananya bikin hati tenang," ungkapnya.
Editor : Denis Febrian