SUKABUMIUPDATE.com - Menjelang libur panjang Idulfitri 2026, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pariwisata mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan kawasan wisata, khususnya di wilayah pesisir pantai yang diprediksi akan mengalami lonjakan kunjungan wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menegaskan bahwa kebersihan destinasi wisata tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Menurutnya, diperlukan keterlibatan semua pihak, baik pemerintah, pelaku usaha pariwisata, maupun wisatawan.
“Menjaga kebersihan kawasan wisata adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah tentu memiliki peran, tetapi pelaku usaha dan wisatawan juga harus ikut berpartisipasi,” ujarnya.
Baca Juga: Tol Bocimi Seksi 3 Ditarget Fungsional Saat Mudik Lebaran 2026, Pangkas 7 Titik Kemacetan
Ali menjelaskan bahwa pengembangan pariwisata saat ini harus sejalan dengan konsep pembangunan berkelanjutan, seperti ekonomi hijau, ekonomi biru, dan ekonomi sirkular. Konsep tersebut menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya, termasuk sampah, secara bijak dan berkelanjutan.
Menurutnya, pola pengelolaan sampah yang selama ini masih bersifat linear yakni dikumpulkan, diangkut, lalu dibuang perlu mulai diarahkan pada pola yang lebih efektif, terutama di kawasan wisata yang memiliki tingkat aktivitas tinggi.
Karena itu, pengelolaan sampah diharapkan dapat dilakukan sejak dari sumbernya, termasuk di kawasan destinasi wisata, agar tidak menimbulkan penumpukan yang dapat mengganggu kenyamanan pengunjung.
Baca Juga: APBN Defisit Rp135,7 Triliun, Menkeu Pertimbangkan Efisiensi MBG Jika Lewati Batas 3 Persen
Selain itu, kondisi geografis kawasan pesisir juga menjadi tantangan tersendiri. Wilayah pantai yang menjadi muara aliran sungai kerap menerima kiriman sampah dari daerah hulu.
“Banyak sampah yang sebenarnya berasal dari wilayah hulu dan terbawa arus hingga ke pantai. Ini menjadi tantangan bersama yang harus kita atasi dengan meningkatkan kesadaran masyarakat,” jelasnya.
Melalui berbagai upaya tersebut, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan destinasi wisata.
Baca Juga: Junajah Jajah Nurdiansyah Kirim Bantuan ke Lokasi Bencana Bantargadung Sukabumi
Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, sektor pariwisata diharapkan dapat berkembang lebih optimal serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian destinasi wisata di Sukabumi, sehingga pariwisata daerah dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (adv)
Editor : Fitriansyah