Sukabumi Update

Suspension Bridge Masih Favorit, Kunjungan Wisata Situ Gunung Lebaran 2026 Turun hingga 50 Persen

Wisatawan yang tengah menaiki wahan Jembatan Gantung Lembah Purba, di Kawasan Wisata Alam Situ Gunung Sukabumi. (Sumber : SU/Turangga Anom).

SUKABUMIUPDATE.com - Momen libur lebaran seringkali dimanfaatkan oleh masyarakat untuk liburan bersama keluarga dan orang-orang terkasih. Kawasan wisata alam Situ Gunung menjadi salah satu destinasi favorit yang seringkali dikunjungi setiap tahunnya oleh wisatawan dari berbagai daerah.

Salah seorang wisatawan asal Tanjung Priok mengaku menikmati liburannya di Situ Gunung bersama keluarga. Ia menyebut kunjungannya kali ini merupakan yang kedua kalinya.

Momen liburan di sini menyenangkan ya. Sebelumnya pernah ke sini memang, cuma untuk wisata yang lainnya itu belum jadi. Nah, setelah jadi ini, ini sudah berarti kedua kalinya. Enak banget, seru, terus apa safety-nya juga aman, adem juga cuacanya adem banget, cukup menantang, ujarnya kepada Sukabumiupdate.com, Selasa (24/03/2026).

Baca Juga: Dihalau Polisi, Pikap Angkut Wisatawan Gagal Terobos Tol Bocimi

Ia menambahkan bahwa perjalanan dari rumah menuju lokasi memakan waktu sekitar lima jam. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mudik sekaligus berwisata, karena merasa ketagihan dengan suasana alam yang ditawarkan Situ Gunung.

Suspension Bridge menjadi salah satu yang diminati oleh wisatawan, namun pada tahun ini, kunjungan wisatawan ke kawasan wisata alam Situ Gunung, khususnya di Suspension Bridge yang dikenal sebagai jembatan gantung ikonik di Sukabumi, mengalami penurunan signifikan selama libur Lebaran 2026/1447 Hijriah.

Kepala Seksi PTN Wilayah IV Situ Gunung, Amru Ikhwansyah, menjelaskan bahwa mayoritas pengunjung yang datang berasal dari wilayah Sukabumi, baik kota maupun kabupaten, serta dari Bogor dan Jakarta. Selain itu, terdapat pula wisatawan dari luar Pulau Jawa yang datang untuk berkunjung. Wisatawan mancanegara juga tercatat ada, meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak.

Baca Juga: Setara Catat 3 Kasus Penolakan Salat Id Muhammadiyah Imbas Perbedaan Idulfitri

Namun demikian, tren kunjungan tahun ini menunjukkan penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Amru menyebutkan bahwa penurunan tersebut diperkirakan mencapai 30 hingga 50 persen.

“Kalau jumlah angka mungkin tidak tepat, ya, tapi diperkirakan sampai 30 sampai 50 persen untuk penurunan. Lalu penurunan ini kemungkinan disebabkan karena sebagian masyarakat sudah pernah berkunjung sebelumnya sehingga mencari alternatif destinasi lain. Selain itu, faktor cuaca ekstrem seperti hujan dan potensi longsor pada sebelumnya juga memengaruhi,” ujarnya kepada Sukabumiupdate.com, Selasa (24/03/2026).

Ia menambahkan, pada 20 Maret 2026, kawasan wisata alam di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, termasuk Suspension Bridge, sempat ditutup sementara untuk umum. Penutupan tersebut dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan salat Id.

Baca Juga: Terjebak Panas Saat One Way Arus Balik, Bayi 11 Bulan Dievakuasi ke Posko GT Parungkuda

Terkait jumlah kunjungan, hingga pukul 11.15 WIB pada hari Selasa (24/03/2026), jumlah pengunjung diperkirakan telah mencapai sekitar 500 orang. Secara akumulatif, sejak hari pertama Lebaran pada 21 Maret, jumlah pengunjung tercatat antara 4.000 hingga 5.000 orang. Pada hari Senin tercatat sekitar 1.800 pengunjung, dan sebelumnya sekitar 1.000 orang. Dimana untuk hari ini, jumlah kunjungan diperkirakan bisa mencapai 1.000 orang.

Amru menyebutkan bahwa puncak kunjungan terjadi pada hari Senin 23 Maret 2026. Sementara itu, memasuki masa arus balik dan persiapan kerja, jumlah pengunjung diprediksi akan menurun sebelum kembali meningkat pada akhir pekan.

“Biasanya, pada hari kerja jumlah pengunjung berkisar 200 hingga 300 orang. Saat akhir pekan bisa mencapai 500 orang, dan pada momen libur besar seperti Lebaran bisa menyentuh 1.000 orang,” jelasnya.

Baca Juga: Motor Matic hingga Mobil Mogok di Tanjakan Pasir Bilih, Jalur Wisata Palabuhanratu–Cikidang

Untuk daya tarik wisata, selain Suspension Bridge, kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango juga memiliki potensi wisata pendakian yang cukup diminati. Namun saat ini, aktivitas pendakian masih ditutup. Selain itu, objek wisata lain yang menjadi favorit adalah Curug Cibeureum di kawasan Cibodas.

“Tapi untuk sementara ini yang paling banyak pengunjung di sini, di Suspension Bridge ini. Seperti itu. Sama yang ada di Cibereum, ya. Yang ada Curug Cibereum yang di Cibodas. Itu ada kan Curug Cibeureum di sana, pungkasnya.

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT