SUKABUMIUPDATE.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar pengukuhan pengurus baru Geopark Ciletuh-Palabuhanratu sekaligus penyerahan piagam penghargaan kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam pengembangan dan revalidasi geopark. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Perhubungan, Kecamatan Cikembar, Senin (27/4/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, mengungkapkan bahwa dalam momen tersebut juga disampaikan kabar membanggakan, yakni Geopark Ciletuh kembali meraih penghargaan Green Card untuk kedua kalinya.
“Baik, hari ini ada pengukuhan pengurus baru tentang Geopark Ciletuh dan insya Allah nanti malam juga Kabupaten Sukabumi, Geopark Ciletuh mendapat penghargaan kembali, Green Card yang kedua kalinya,” ujarnya.
Menurutnya, pengukuhan ini diharapkan mampu mendorong pengurus baru untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian yang telah diraih sebelumnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus lama atas kontribusi dalam pengelolaan geopark.
Baca Juga: Bupati Sukabumi: Geopark Ciletuh Bukan Sekadar Ikon, Harus Berdampak Nyata
Ade menjelaskan, capaian Green Card menjadi indikator bahwa pengelolaan geopark dinilai baik. Kawasan yang mencakup delapan kecamatan tersebut dinilai tetap mampu bertahan meski sempat terdampak bencana saat proses penilaian berlangsung.
“Artinya kita tidak turun, malah bisa bertahan di delapan kecamatan walaupun kemarin pada waktu penilaian kita ada terkena bencana, tapi bisa dilalui,” katanya.
Terkait isu lingkungan seperti penebangan liar dan aktivitas pertambangan, Ade menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menjaga kawasan geopark, terutama keberadaan batuan yang menjadi bagian penting dari geopark.
“Kita usahakan ke arah sana, ke depannya kita diharuskan lebih baik. Selain itu juga dari Geopark ini ada pemberdayaan masyarakat, jadi kesejahteraan masyarakat di delapan kecamatan itu harus meningkat,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses penilaian hingga memperoleh Green Card dilakukan melalui tahapan penyusunan data serta verifikasi lapangan oleh tim penilai. Pengumuman hasil dilakukan secara resmi, sementara penyerahan sertifikat dilaksanakan secara daring.
“Sebetulnya Pak Bupati diundang ke sana, tapi karena efisiensi tidak bisa berangkat, jadi melalui Zoom,” ungkapnya.
Baca Juga: Warga Harus Miring-miring, Jembatan Caringin Gegerbitung Kembali Disapu Banjir Cimandiri
Ke depan, Ade menilai tantangan akan semakin besar karena capaian tersebut harus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Penilaian ulang akan kembali dilakukan sehingga berbagai aspek perlu dipersiapkan secara lebih matang.
Dalam mendukung pengembangan geopark, pemerintah daerah juga mendorong kolaborasi lintas sektor, baik dengan pemerintah provinsi maupun pusat, khususnya dalam peningkatan infrastruktur menuju kawasan geopark.
“Setelah pengukuhan kita harus kolaborasi, bukan hanya di kita saja, tapi juga dengan provinsi dan pusat. Mudah-mudahan bisa membantu khususnya di wilayah geopark,” katanya.
Dari sisi pariwisata, pemerintah menargetkan peningkatan jumlah kunjungan serta pemanfaatan kawasan geopark untuk kegiatan edukasi dan penelitian.
“Harus meningkat. Kita punya GIC, dan itu juga bisa dimanfaatkan untuk penelitian, itu menjadi salah satu penilaian,” tambahnya.
Sementara itu, terkait keberadaan area pertambangan dan dampak bencana, Ade mengakui hal tersebut sempat menjadi bagian dari penilaian, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil akhir.
“Memang ada, tapi tidak terlalu signifikan. Alhamdulillah kita lolos,” pungkasnya.
Untuk diketahui, dalam struktur baru, posisi Ketua Harian kini dijabat oleh Ahmad Kurniawan. Sementara itu, Ketua Harian sebelumnya, Aat Suwanto, bergeser menjadi Wakil Ketua III. Adapun posisi Ketua BP-CPUGGp tetap dipegang oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman.(adv)
Editor : Asep Awaludin