Sukabumi Update

Geopark Ciletuh Sukabumi Kembali Dapat Green Card UNESCO, Wabup Ajak Jaga Kelestarian

Wabup Andreas menyaksikan secara virtual pengumuman UNESCO terkait penetapan kembali Geopark Ciletuh-Palabuhanratu Sukabumi sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark dengan status green card. (Sumber : FB Pemkab Sukabumi)

SUKABUMIUPDATE.com - Kabupaten Sukabumi kembali mengukuhkan posisinya di kancah internasional. Kawasan Ciletuh-Palabuhanratu resmi mempertahankan statusnya sebagai bagian dari jaringan elit dunia setelah menerima "Green Card" (kartu hijau) dari UNESCO untuk masa keanggotaan empat tahun ke depan.

Pengumuman bergengsi tersebut disampaikan langsung dari markas UNESCO di Paris, Prancis, dan disaksikan secara virtual oleh Wakil Bupati Sukabumi Andreas, Sekretaris Daerah Ade Suryaman serta jajaran perangkat daerah terkait dari Pendopo Sukabumi pada Senin malam (27/4/2026).

Dengan raihan ini, status Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp) dipastikan tetap melekat hingga proses revalidasi berikutnya. Sebagai informasi, kawasan yang menyuguhkan hamparan megah amfiteater alam ini telah menjadi bagian dari jejaring geopark global sejak tahun 2018.

Baca Juga: Pengurus Baru Dikukuhkan, Geopark Ciletuh Kembali Kantongi Green Card

Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, menyatakan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. Ia menyebut keberhasilan ini sebagai "kado indah" bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sukabumi di tahun 2026.

“Semoga kita bisa terus menjaga dan memenuhi poin-poin yang harus kita laksanakan sehingga CPUGGp bisa dijaga kelestariannya dan dinikmati masyarakat seluruh dunia,” ujarnya.

Andreas menegaskan bahwa kartu hijau ini bukan sekadar piagam formalitas, melainkan tanggung jawab besar untuk terus memperkuat tiga pilar utama geopark: konservasi alam, pelestarian budaya, dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Baca Juga: Sukabumi Bidik Predikat Utama Kabupaten Layak Anak 2026

Pasca-pengumuman ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Badan Pengelola CPUGGp akan segera menyusun langkah strategis guna menghadapi siklus revalidasi di masa mendatang agar kualitas kawasan tidak menurun.

“Sedari sekarang, kita siapkan lagi untuk memaksimalkan di revalidasi berikutnya. Semoga kita terus mendapatkan green card kembali,” pungkas Andreas.

Raihan green card UNESCO ini semakin menegaskan Ciletuh-Palabuhanratu sebagai destinasi wisata berkelas dunia sekaligus laboratorium pembangunan berkelanjutan yang menjadi kebanggaan masyarakat Sukabumi.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT