Sukabumi Update

Lebih dari Sekadar Rasa, 5 Kuliner Khas Sunda Ini Punya Makna di Baliknya

Ilustrasi - Beberapa makanan dan minuman khas Sunda berikut ini tidak hanya lezat tapi punya makna menarik di baliknya (Sumber : Pinterest @cookpad.com)

SUKABUMIUPDATE.com - Seperti di daerah lain, masyarakat Sunda juga memiliki banyak kuliner yang khas dengan cita rasa beragam. Namun, makanan dan minuman bagi orang Sunda bukan sekadar rasa atau alat untuk pengisi perut.

Di balik setiap hidangan sederhana, selalu ada cerita tentang kebiasaan, tentang kebersamaan, bahkan tentang cara hidup yang dijalani sehari-hari.

Dari nasi liwet yang dimakan bersama, hingga segelas bandrek hangat di malam hari, semuanya punya makna yang tidak selalu terlihat, tapi bisa dirasakan. Nah, dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa kuliner khas Sunda yang memiliki makna menarik di baliknya.

Baca Juga: 5 Kesenian Kota Sukabumi akan Warnai Kirab Budaya Hari Tatar Sunda

Baca Juga: 13 Kosakata Sunda yang Sulit Diterjemahkan Tapi Penuh Makna

1. Nasi Liwet

Makanan ini sangat populer di kalangan masyarakat Sunda. Dan menariknya nasi liwet bukan sekadar makanan, tapi memiliki makna mendalam yakni tentang kebersamaan. Biasanya nasi liwet disajikan di atas daun pisang, dan dinikmati bersama-sama tanpa sekat. Tidak ada piring mewah, tidak ada aturan kaku semua duduk sama rendah. Ini menjadi waktu orang-orang berinteraksi menjaga kekompakan.

2. Lalapan dan Sambal

Orang Sunda terkenal dengan lalapan yang dimakan mentah mulai dari dedaunan segar hingga berbagai sayuran buah maupun umbi. Dan lalapan pastin dinikmati bersama sambal. Bagi sebagian orang, ini sederhana, tapi bagi orang Sunda, ini justru kenikmatan alami yang mengajarkan hidup dekat dengan alam, sederhana, dan apa adanya.

3. Opak

Makanan seperti opak sering dianggap biasa. Padahal dulu, ini dibuat dengan proses yang panjang dan penuh kesabaran. Opak selalu mengingatkan akan kerja keras, kesabaran dan tradisi turun-temurun yang terus dijaga hingga sekarang.

4. Bandrek dan Bajigur

Selain makanan masyarakat Sunda juga mengenal minuman seperti bandrek dan bajigur. Minuman-minuman ini biasanya dinikmati saat cuaca dingin waktu hujan atau di malam hari sambil melepas lelah. Bukan sekedar minuman, bandrek dan bajigur mengajarkan tentang kehangatan, kebersamaan dan momen santai tanpa tergesa.

5. Nasi Timbel

Nasi timbel atau nasi bungkus yang dibungkus menggunakan daun pisang bukan hanya soal praktis. Aroma daun pisang memberi rasa khas, dan cara membungkusnya menunjukkan kedekatan dengan alam. Nasi timbel biasanya disiapkan untuk bekal saat beraktivitas. Makanan ini mengajarkan kesederhanaan, dan kedekatan masyarakat Sunda dengan alam.

Makanan Sunda mungkin terlihat sederhana tapi tetap istimewa karena di balik setiap rasa, ada cerita dan kebiasaan yang sudah lama dijaga.

Editor : Dede Imran

Tags :
BERITA TERKAIT