Sukabumi Update

Gladys Aura Zalfa, Remaja Palabuhanratu Jadi Finalis Putri Nelayan ke-66

Sosok Gladys Aura Zalfa Jadi Finalis Putri Nelayan ke-66 Palabuhanratu (Sumber: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Prestasi membanggakan datang dari pesisir selatan Palabuhanratu. Seorang remaja berusia 17 tahun, Gladys Aura Zalfa, sukses mencuri perhatian setelah berhasil menjadi finalis dalam ajang bergengsi Pemilihan Putri Nelayan Palabuhanratu ke-66 tahun 2026.

Siswi kelas XI di SMAN 1 Palabuhanratu ini merupakan anak pertama dari empat bersaudara, yang berasal dari Kampung Nyalindung, Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Dengan semangat dan tekad kuat, Gladys mampu bersaing dan menyisihkan 14 finalis lainnya hingga melaju ke malam puncak grand final.

Ajang Grand Final Pemilihan Putri Nelayan Palabuhanratu ke-66 sendiri digelar meriah di Gedung Fridnanda, Jalan Ahmad Yani, Palabuhanratu, pada Sabtu malam, 2 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian Festival Gelar Budaya Palabuhanratu yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Nelayan Nasional ke-66.

Festival budaya tersebut berlangsung sejak 6 April hingga 25 Mei 2026, dengan puncak acara berupa upacara adat yang dijadwalkan pada 21 Mei 2026. Momentum ini menjadi wadah strategis untuk mengangkat potensi budaya dan kehidupan masyarakat pesisir Palabuhanratu ke tingkat yang lebih luas.

Baca Juga: BK Minta Bukti Tambahan Soal Aduan Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi

Gladys mengaku keikutsertaannya dalam ajang Putri Nelayan bukan tanpa alasan. Ia memiliki visi besar untuk memperkenalkan Palabuhanratu ke khalayak yang lebih luas, khususnya melalui platform digital.

“Saya berharap dapat memperkenalkan Palabuhanratu secara lebih luas kepada masyarakat luar, khususnya melalui platform digital. Peran Putri Nelayan memiliki potensi besar untuk mewujudkan hal tersebut,” ujarnya.

Sebagai putri daerah yang lahir dan besar di wilayah pesisir, Gladys memahami betul dinamika kehidupan nelayan. Ia melihat langsung berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari kondisi cuaca yang tidak menentu hingga menurunnya hasil tangkapan yang berdampak pada penghasilan masyarakat.

Berangkat dari kepedulian tersebut, Gladys berencana menjalankan program berbasis digital dengan membuat konten edukatif dan informatif. Konten tersebut akan berfokus pada promosi potensi wisata bahari serta hasil perikanan lokal.

“Saya ingin menarik lebih banyak wisatawan dari luar daerah untuk datang ke Palabuhanratu, sekaligus meningkatkan minat masyarakat dalam membeli hasil tangkapan nelayan di TPI,” katanya.

Baca Juga: TPT Sepanjang 20 Meter Longsor di KM 72 Tol Bocimi, Akses Bogor Jakarta Terganggu

Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan sektor perikanan. Menurutnya, media sosial bisa menjadi alat efektif untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem laut.

“Dengan cara kreatif, kita bisa mengajak masyarakat untuk menjaga laut agar tetap lestari, sehingga generasi mendatang tetap bisa menikmati hasilnya,” tambahnya.

Di balik pencapaiannya sebagai finalis Putri Nelayan, Gladys juga dikenal sebagai sosok berprestasi. Ia tercatat sebagai Winner Jabar Model Hunt 2026, 1st Runner Up Jabar Model Hunt Popularity, serta peraih gelar Photogenic dalam ajang yang sama. Selain itu, ia juga merupakan Mojang Pinilih SMAN 1 Palabuhanratu 2026 dan menjabat sebagai Wakil Ketua MPK periode 2025–2026.

Deretan prestasi lainnya antara lain Putri Nelayan Favorit 2023, Juara 2 Model Kreasi Busana Muslim tingkat SMA se-Kabupaten Sukabumi tahun 2025, Winner Kids Symphony Ramadhan 2019, serta Winner Gadis Ramadhan 2022.

Di akhir, Gladys menyampaikan pesan inspiratif bagi perempuan muda, khususnya di wilayah pesisir Palabuhanratu.

“Jangan pernah berhenti mencoba hal-hal baru yang positif. Bangun rasa percaya diri, berani bermimpi, dan jangan ragu mengambil peran dalam membawa perubahan. Perempuan pesisir itu tangguh dan mampu menjadi agen perubahan,” tutupnya.

Editor : Asep Awaludin

Tags :
BERITA TERKAIT