SUKABUMIUPDATE.com - Objek Wisata Cibulan yang ada di Kabupaten Kuningan memiliki banyak daya tarik yang membuatnya selalu jadi tujuan banyak wisatawan utamanya soal cerita mengenai Prabu Siliwangi.
Tempat ini bukan sekadar kolam pemandian, melainkan perpaduan antara situs mata air, legenda Sunda, petilasan, dan tradisi spiritual yang masih hidup hingga sekarang.
Nama "Cibulan" sendiri berasal dari bahasa Sunda yaitu “Cai” yang berarti air dan “Katimbulan” yang berarti muncul atau memancar. Sehingga Cibulan dapat dimaknai sebagai tempat munculnya mata air dari dalam tanah.
Baca Juga: Singgah di Puncak Habibie, Panorama Pantai Cikembang Sukabumi dari Warung Pinggir Jalan
Lokasi Mata Air Cibulan
Objek wisata Situs Cibulan yang erat kaitannya dengan salah satu tokoh terkenal Sunda, Prabu Siliwangi
Situs Cibulan berada di Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Letaknya berada di kaki Gunung Ciremai. Kawasan ini terkenal dengan sumber mata air yang melimpah dan udara yang relatif sejuk.
Hubungan dengan Prabu Siliwangi
Daya tarik utama Cibulan adalah kaitannya dengan Prabu Siliwangi, tokoh legendaris Kerajaan Sunda Pajajaran. Di kawasan ini terdapat petilasan yang dipercaya masyarakat sebagai tempat singgah atau tempat beristirahat Prabu Siliwangi ketika melakukan perjalanan ke wilayah timur kerajaan.
Baca Juga: Talaga Warna yang Jarang Diketahui, Permata Tersembunyi di Selatan Sukabumi
Di area petilasan terdapat batu yang dihormati serta berbagai simbol Pajajaran seperti kujang dan macan putih. Namun perlu dicatat bahwa kaitan ini berasal dari tradisi lisan dan kepercayaan masyarakat, bukan bukti sejarah yang telah diverifikasi secara ilmiah.
Misteri Ikan Dewa
Inilah ikon paling terkenal dari Cibulan yaitu kolam utama dihuni oleh ratusan ikan dewa atau kancra bodas atau masih sejenis ikan Mahseer.
Dalam legenda setempat, ikan-ikan tersebut dipercaya sebagai jelmaan prajurit Prabu Siliwangi yang dikutuk. Karena itu masyarakat sangat menghormati keberadaan ikan tersebut.
Mengutip dari berbagai sumber ada beberapa cerita yang berkembang di masyarakat soal ikan ini seperti jumlah ikan dianggap relatif tetap dari generasi ke generasi, tidak boleh ditangkap atau dibawa pulang, ikan yang mati biasanya diperlakukan secara khusus oleh warga setempat, banyak pengunjung memberi makan ikan sebagai bagian dari pengalaman wisata.
Sumur Tujuh yang Legendaris
Selain kolam mata air, di bagian belakang kawasan terdapat situs yang dikenal sebagai Sumur Tujuh. Ketujuh mata air tersebut masing-masing memiliki nama yaitu Sumur Kejayaan, Sumur Kemuliaan, Sumur Pengabulan, Sumur Cirancana, Sumur Cisadane, Sumur Kemudahan dan Sumur Keselamatan.
Masyarakat meyakini setiap sumur memiliki makna simbolis tersendiri. Banyak peziarah datang untuk mengambil air, mencuci muka, atau berdoa di kawasan tersebut.
Yang menarik, menurut pengelola setempat, sumber air ini tetap mengalir bahkan saat musim kemarau panjang.
Itulah ulasan mengenai objek wisata Situs Cibulan yang erat kaitannya dengan salah satu tokoh terkenal Sunda, Prabu Siliwangi.
Editor : Dede Imran