Sukabumi Update

Sanghyang Sirah, Tempat Sakral di Ujung Barat Pulau Jawa yang Sarat Legenda

Sanghyang Sirah tempat paling barat di Pulau Jawa yang selain dikenal dengan keindahan alamnya juga terkenal dengan cerita-cerita legenda yang menyelimutinya. (Sumber : Gmaps/edwar yunizar)

SUKABUMIUPDATE.com - Sanghyang Sirah adalah salah satu lokasi yang menarik untuk dijelajahi di daerah Banten. Sanghyang Sirah dikenal sebagai situs alam sekaligus lokasi spiritual di ujung paling barat Pulau Jawa.

Dalam bahasa Sunda “Sanghyang” berarti sesuatu yang suci atau sakral. Sedangkan “Sirah” berarti kepala. Masyarakat setempat mengartikan Sanghyang Sirah sebagai "Kepala Pulau Jawa", karena letaknya berada di ujung paling barat Pulau Jawa.

Begitu tiba di kawasan Sanghyang Sirah, pengunjung akan disambut tebing batu kapur, ombak besar Samudra Hindia, karang-karang raksasa, hingga angin laut yang sangat kencang.

Baca Juga: Wisata Religi: 10 Makom dan Petilasan di Sukabumi yang Sering Dikunjungi Peziarah

Suasananya yang sunyi membuat banyak orang merasakan suasana yang sangat berbeda dibanding pantai-pantai wisata biasa.

Salah satu bagian yang paling terkenal di Sanghyang Sirah yaitu adanya gua alami yang berada di tebing pantai. Gua ini menjadi pusat berbagai cerita dan tradisi lisan masyarakat.

Di dalamnya terdapat batu-batu alami yang oleh sebagian masyarakat dianggap memiliki nilai spiritual.

Legenda dan Cerita yang Berkembang

Goa Sangiang Sirah Ujung KulonGoa Sangiang Sirah Ujung Kulon

Sanghyang Sirah menyimpan banyak cerita turun-temurun, seperti dikutip dari channel YouTube Ade Fauzi, Sanghyang Sirah dipercaya sebagai tempat bertapa tokoh-tokoh spiritual.

Tempat ini dikaitkan dengan perjalanan Prabu Siliwangi, disebut dalam sejumlah cerita rakyat sebagai lokasi persinggahan para wali. Dan ada pula kisah yang menghubungkannya dengan tokoh seperti Nabi Khidir atau Sayyidina Ali.

Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Religi di Jawa Barat, Salah Satunya Ada di Sukabumi

Namun, kisah-kisah tersebut berasal dari kepercayaan masyarakat dan tradisi lokal, sehingga belum memiliki bukti sejarah yang dapat diverifikasi kebenarannya.

Karena itulah, sebagian pengunjung datang tidak hanya untuk menikmati keindahan alam di Sanghyang Sirah, tapi banyak juga yang datang untuk berziarah.

Lokasi Sanghyang Sirah

Sanghyang Sirah terletak di pesisir selatan Ujung Kulon, menghadap langsung ke Samudra Hindia. Secara administratif, Sanghyang Sirah berada di kawasan Ujung Kulon, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, dan termasuk dalam bentang alam Taman Nasional Ujung Kulon. Sri Sanghyang Sirah.

Karena berada di kawasan yang terpencil, tempat ini tidak bisa dijangkau seperti objek wisata biasa. Perjalanan umumnya dilakukan melalui Desa Tamanjaya menggunakan perahu atau trekking panjang menyusuri kawasan Ujung Kulon.

Itulah sedikit ulasan mengenai Sanghyang Sirah tempat paling barat di Pulau Jawa yang selain dikenal dengan keindahan alamnya juga terkenal dengan cerita-cerita legenda yang menyelimutinya.

Editor : Dede Imran

Tags :
BERITA TERKAIT