SUKABUMIUPDATE.com - Curug Bebedahan merupakan salah satu wisata air terjun yang sedang naik daun di Kabupaten Kuningan. Meski belum setenar Curug Bangkong atau Curug Putri Palutungan, justru kealamiannya menjadi daya tarik utama.
Curug Bebedahan memang tidak terlalu tinggi, tetapi memiliki kolam alami berair jernih yang menjadi favorit pengunjung untuk bermain air dan berendam. Debit airnya cenderung bersahabat saat cuaca normal sehingga relatif nyaman dinikmati.
Airnya berasal dari aliran Sungai Cipedak, sehingga terlihat bening dengan dasar sungai yang dipenuhi bebatuan alami. Warna air yang jernih menjadi salah satu alasan tempat ini cepat viral di media sosial.
Baca Juga: Balong Camp Ground, Rekomendasi Camping Keluarga dengan Udara Sejuk di Pasir Datar Sukabumi
Berbeda dengan beberapa curug populer yang sudah ramai fasilitas, Curug Bebedahan masih mempertahankan nuansa alami. Pepohonan rindang, suara gemericik air, dan udara yang sejuk membuatnya cocok sebagai tempat healing.
Dari area parkir, pengunjung hanya perlu berjalan kaki sekitar 100–400 meter, tergantung lokasi parkir kendaraan. Jalurnya melewati area persawahan dengan pemandangan pedesaan yang asri.
Lokasi Curug Bebedahan
Curug Bebedahan berada di Desa Gewok, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Lokasinya berada di kawasan pedesaan yang masih hijau, sekitar 14 kilometer dari pusat Kota Kuningan atau sekitar 30 menit perjalanan dengan kendaraan.
Baca Juga: Camping di Tepi Laut Selatan, Pantai Batu Panganten Sukabumi Suguhkan Panorama Samudra Hindia
Tiket Masuk Curug Bebedahan
Untuk menikmati keindahan air terjun ini cukup membayar tiket masuk sebesar Rp15.000 per orang, belum termasuk biaya parkir kendaraan.
Fasilitas Curug Bebedahan
Karena masih berkembang, fasilitas yang tersedia masih sederhana namun sudah cukup menunjang kenyamanan. Di sini sudah tersedia area parkir, toilet, warung warga, tempat ganti pakaian dan jalur menuju curug yang telah ditata.
Itulah ulasan mengenai Curug Bebedahan salah satu destinasi wisata air terjun yang sedang ramai diperbincangkan di Kuningan Jawa Barat.
Editor : Dede Imran