SUKABUMIUPDATE.com - Kereta api menjadi salah satu moda transportasi yang menjadi andalan masyarakat untuk bepergian antarkota. Menariknya, tidak semua perjalanan kereta api memiliki rute yang panjang dan memakan waktu berjam-jam.
Ada sejumlah kereta api di Indonesia yang melayani perjalanan dengan jarak relatif pendek. Meski begitu, setiap rutenya tetap menawarkan pengalaman dan pemandangan yang berbeda bagi para penumpangnya.
Nah, dari sekian banyak perjalanan kereta api, ada lima rute yang menarik untuk diketahui karena memiliki jarak tempuh relatif pendek, dikutip dari KAI, berikut daftarnya:
1. KA Pangrango – Bogor Paledang-Sukabumi (57 km)
KA Pangrango di Stasiun Sukabumi. | Foto: Humas Daop 1 Jakarta.
Di urutan pertama ada KA Pangrango yang melayani perjalanan dari Stasiun Bogor Paledang menuju Stasiun Sukabumi dengan jarak sekitar 57 kilometer.
Rute Bogor-Sukabumi merupakan salah satu jalur kereta api bersejarah di Jawa Barat. Perjalanan kereta ini menawarkan pemandangan khas wilayah selatan Bogor dan Sukabumi, mulai dari lembah, perbukitan, hingga hamparan persawahan.
Nama Pangrango sendiri diambil dari Gunung Pangrango yang menjadi salah satu gunung ikonik di Jawa Barat.
2. KA Siliwangi – Sukabumi-Cipatat (67 km)
KA Siliwangi saat melintas di jalur Cibeber - Lampegan paska perbaikan longsor | Foto : Humas KAI Daop 2 Bandung.
Selanjutnya ada KA Siliwangi dengan rute Sukabumi-Cipatat sepanjang sekitar 67 kilometer.
KA Siliwangi pertama kali beroperasi pada 8 Februari 2014 dengan melayani rute Sukabumi-Cianjur. Pada awal pengoperasiannya, kereta ini melayani kelas ekonomi dan eksekutif.
Namun, pada 19 Februari 2016, layanan KA Siliwangi mengalami perubahan menjadi kelas ekonomi. Kemudian, pada 21 September 2020, rutenya diperpanjang hingga Stasiun Cipatat.
3. KA Arjuno Ekspres – Malang-Surabaya Gubeng (93 km)
Berikutnya ada KA Arjuno Ekspres yang melayani rute Malang-Surabaya Gubeng dengan jarak sekitar 93 kilometer.
Nama Arjuno diambil dari Gunung Arjuno, gunung berapi berbentuk kerucut yang berada di kawasan perbatasan Kota Batu, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Pasuruan.
Kereta ini juga memiliki perjalanan yang cukup menarik. KA Arjuno Ekspres sempat beberapa kali berhenti beroperasi sebelum kembali hadir pada 19 Maret 2021 sebagai kereta api fakultatif yang beroperasi pada akhir pekan.
4. KA Banyubiru – Semarang Tawang-Solo Balapan (108 km)
Di posisi keempat terdapat KA Banyubiru yang menghubungkan Stasiun Semarang Tawang dengan Stasiun Solo Balapan. Jarak tempuh rute ini sekitar 108 kilometer.
Perjalanan KA Banyubiru bukan hanya menghubungkan dua kota besar di Jawa Tengah. Kereta ini juga melewati jalur kereta api bersejarah yang berkaitan dengan awal perkembangan perkeretaapian di Indonesia.
Rute tersebut juga melewati sejumlah stasiun heritage yang telah berusia lebih dari satu abad.
Karena itu, KA Banyubiru menjadi salah satu pilihan transportasi masyarakat untuk berbagai kebutuhan, mulai dari perjalanan bisnis, pendidikan, hingga wisata.
5. KA Blora Jaya – Semarang Poncol-Cepu (141 km)
Terakhir ada KA Blora Jaya yang melayani rute Semarang Poncol-Cepu dengan jarak sekitar 141 kilometer.
Kereta ini mulai beroperasi pada 15 Oktober 2009 dengan nama Blora Jaya Ekspres. Kehadirannya menjadi salah satu penghubung penting antara Kota Semarang dan wilayah timur Jawa Tengah.
Dalam perjalanannya, KA Blora Jaya melintasi wilayah Cepu yang dikenal memiliki sejarah panjang dalam industri minyak dan gas bumi di Indonesia.
Meskipun jarak tempuhnya relatif pendek dibandingkan sejumlah perjalanan kereta api antarkota lainnya, kelima kereta tersebut tetap memiliki peran penting dalam menghubungkan berbagai wilayah dan menunjang aktivitas masyarakat setiap harinya.
Selain menjadi sarana transportasi, perjalanan dengan kereta api juga bisa menjadi pengalaman tersendiri karena penumpang dapat menikmati pemandangan yang dilewati sepanjang perjalanan.
Editor : Ikbal Juliansyah