SUKABUMIUPDATE.com - Kabupaten Tasikmalaya memiliki sejumlah wisata alam yang menawarkan pemandangan unik, salah satunya Curug Dengdeng di Desa Tawang, Kecamatan Pancatengah.
Air terjun ini memiliki karakter berbeda karena alirannya melewati batuan yang membentuk tiga tingkatan. Tinggi masing-masing undakan disebut sekitar 5–13 meter, dengan total ketinggian sekitar 33 meter.
Bentuknya yang melebar dan bertingkat membuat Curug Dengdeng kerap dijuluki sebagai “Niagara Mini” Tasikmalaya.
Baca Juga: Tempat Camping Baru di Sukabumi, Puncak Paku Suguhkan Panorama Lampu Kota dari Ketinggian
Ditambah suasana alam yang masih asri, curug ini menjadi salah satu destinasi menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam sekaligus menjajal perjalanan menuju kawasan air terjun.
Daya tarik lainnya adalah lanskap di sekeliling curug yang masih cukup asri. Dari kawasan wisata, pengunjung dapat menikmati perpaduan air terjun, bebatuan, pepohonan, perbukitan, dan persawahan. Saat debit air sedang besar, alirannya terlihat jauh lebih deras dan dramatis.
Akses menuju lokasi
Curug Dengdeng berjarak sekitar 70 kilometer dari pusat Kota Tasikmalaya dengan waktu tempuh yang bisa mencapai sekitar dua jam menggunakan kendaraan bermotor.
Setelah kendaraan diparkir, pengunjung masih perlu berjalan kaki sekitar 30 menit melalui jalur yang tidak sepenuhnya beraspal dan memiliki kontur yang tidak rata.
Baca Juga: Mengapa Gempa M6,6 di Laut Jawa Lebih Kuat Terasa di Sukabumi? Ini Penjelasan Ahli
Karena itu, kondisi cuaca perlu diperhatikan sebelum berangkat. Jalur yang berupa tanah atau permukaan tidak rata tentu lebih menantang ketika basah, sementara debit air curug juga dapat meningkat pada musim hujan.
Untuk harga tiket masuk Curug Dengdeng Tasikmalaya sangat terjangkau, yaitu sekitar Rp5.000 per orang, dan ditambah biaya parkir kendaraan jika membawa kendaraan pribadi.
Itulah sedikit ulasan mengenai Curug Dengdeng salah satu air terjun unik yang dijuluki Niagara Mini Tasikmalaya.
Editor : Dede Imran