Sukabumi Update

Jangan Asal Simpan Beras, Ini Kesalahan yang Bisa Memengaruhi Kualitasnya

Ilustrasi cara menyimpan beras agar tidak berjamur (Sumber : Freepik/@magnific)

SUKABUMIUPDATE.com - Beras menjadi salah satu bahan makanan yang hampir selalu tersedia di rumah. Karena dapat disimpan dalam waktu cukup lama, banyak orang membeli beras dalam jumlah banyak sekaligus. Namun, cara menyimpannya tidak boleh sembarangan.

Beras yang disimpan di tempat lembap, wadah yang kurang tepat, atau dekat dengan bahan berbau tajam dapat mengalami penurunan kualitas. Bahkan, kelembapan dapat meningkatkan risiko pertumbuhan jamur, sementara kemasan yang tidak tertutup rapat dapat membuat beras lebih mudah terkena serangga atau hama. Lantas, apa saja kesalahan menyimpan beras yang sebaiknya dihindari?

1. Menyimpan Beras di Tempat Lembap

Kelembapan merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika menyimpan beras. Beras dan bahan pangan kering lainnya dapat mengalami penurunan kualitas apabila terkena kelembapan.

Beras kering dapat berjamur apabila terpapar kondisi lembap. Karena itu, beras sebaiknya disimpan di tempat yang bersih, kering, dan tidak mudah terkena air.

Baca Juga: Bakteri E. coli dan Bacillus cereus Picu Keracunan, Apa Dampaknya bagi Tubuh?

2. Membiarkan Kemasan Terbuka

Setelah kemasan beras dibuka, jangan membiarkannya terbuka begitu saja. Selain membuat beras lebih mudah terpapar kelembapan, kemasan yang tidak tertutup juga dapat memberikan kesempatan bagi serangga atau hama masuk.

Bahan pangan kering seperti beras sebaiknya ditempatkan dalam wadah plastik atau kaca untuk memberikan perlindungan tambahan dari kelembapan dan serangga.

3. Menyimpan Beras di Tempat yang Panas

Tempat penyimpanan yang terlalu panas juga sebaiknya dihindari. Kondisi lingkungan merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi kualitas bahan pangan selama penyimpanan.

Pilih tempat yang sejuk, kering, dan tidak terkena panas secara langsung. Hindari menyimpan beras di area yang berdekatan dengan kompor atau sumber panas lainnya.

4. Tidak Memeriksa Kondisi Beras Sebelum Disimpan

Kesalahan lain adalah langsung menyimpan beras tanpa memeriksa kondisi kemasannya.

Perhatikan apakah kemasan berlubang, robek, basah, atau menunjukkan tanda adanya serangga. Jika sejak awal kemasan sudah rusak, sebaiknya jangan langsung mencampurkan beras tersebut dengan stok beras lain.

5. Menyimpan Beras Dekat Bahan Berbau Tajam

Beras juga sebaiknya tidak disimpan berdekatan dengan bahan yang memiliki aroma sangat kuat, terutama jika wadahnya tidak benar-benar kedap.

Beras dapat menyerap bau asing dari lingkungan penyimpanan. Dalam pemeriksaan kualitas beras, bau apek atau asam juga dapat menjadi tanda adanya masalah seperti pertumbuhan jamur atau fermentasi.

Baca Juga: Api Limbah Kayu Merembet ke Lahan Alang-alang, Warga Tenjojaya Cibadak Sempat Panik

6. Menggunakan Wadah yang Masih Basah

Sebelum memasukkan beras ke dalam wadah, pastikan wadah benar-benar bersih dan kering. Wadah yang masih menyimpan sisa air dapat meningkatkan kelembapan di dalam tempat penyimpanan. Kondisi lembap inilah yang perlu dihindari karena dapat memengaruhi kualitas bahan pangan kering dan meningkatkan risiko pertumbuhan jamur.

7. Membiarkan Beras yang Sudah Berubah Kondisi

Jangan mengabaikan perubahan pada beras hanya karena belum akan digunakan.

Jika beras menunjukkan tanda seperti berbau apek, berjamur, berubah warna secara tidak wajar, menggumpal akibat kelembapan, atau terdapat tanda infestasi serangga, sebaiknya periksa kondisinya dengan cermat dan jangan memaksakan untuk dikonsumsi.

Cara Menyimpan Beras agar Kualitasnya Terjaga

Untuk menjaga kualitas beras, simpan dalam wadah yang bersih, kering, dan tertutup rapat. Letakkan di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari air, panas berlebihan, bahan kimia rumah tangga, serta sumber kontaminasi lainnya.

Sebaiknya jangan membeli beras dalam jumlah jauh lebih banyak daripada kebutuhan jika kondisi penyimpanan di rumah kurang mendukung. Semakin lama bahan pangan disimpan, semakin penting kondisi penyimpanan diperhatikan untuk menjaga kualitasnya.

Beras memang termasuk bahan pangan kering yang relatif tahan lama, tetapi bukan berarti bisa disimpan sembarangan. Menjaga beras tetap kering, terlindungi.

Baca Juga: Dewan Jabar Yusuf Maulana Serap Keluhan Pembudi Daya Lele di Palabuhanratu

Sumber: Berbagai Sumber

Editor : Silvi Maharani

Tags :
BERITA TERKAIT