Sukabumi Update

Danau Urugan Sumedang, Danau Alami di Tengah Hutan yang Tersembunyi di Balik Lembah Tengkorak

Danau Urugan yang ada di jalur trekking Lembah Tengkorak Sumedang, salah satu destinasi wisata untuk menikmati momen libur akhir pekan. (Sumber : Gmaps/gie sonjaya)

SUKABUMIUPDATE.com - Kabupaten Sumedang memiliki sejumlah bentang alam tersembunyi yang menarik untuk dijelajahi, salah satunya Danau Urugan di kawasan Kadakajaya, Kecamatan Tanjungsari.

Danau alami ini berada di tengah kawasan hutan dan dikenal memiliki air yang jernih dengan warna biru kehijauan.

Menariknya, keberadaan Danau Urugan berkaitan dengan proses alam setelah longsoran di kawasan Gunung Pangparang membendung aliran sungai hingga membentuk genangan danau sekitar 2017.

Baca Juga: Sering Keramas tapi Ketombe Tidak Hilang? Coba Perhatikan 10 Kebiasaan Ini

Kini, Danau Urugan menjadi salah satu tujuan para pencinta alam yang ingin menikmati suasana hutan sekaligus menyaksikan langsung danau yang tersembunyi di balik jalur trekking.

Kawasan ini dikenal sebagai bagian dari Lembah Tengkorak dan berada di lingkungan pegunungan yang masih didominasi hutan serta vegetasi alami.

Danau tersebut terbentuk setelah longsoran di kawasan Gunung Pangparang membendung aliran air. Karena itulah masyarakat setempat mengenalnya dengan nama Danau Urugan.

Kata urugan sendiri berasal dari kata “Urug” dalam bahasa Sunda yang berarti longsoran, hal tersebut karena berkaitan dengan material tanah atau longsoran yang menutup aliran.

Suasana di sekitar danau cenderung sunyi dan alami. Tidak seperti objek wisata danau yang sudah dikembangkan dengan banyak bangunan, daya tarik Danau Urugan justru terletak pada lanskap alaminya.

Baca Juga: Bila Kaisar Mengolok-olok Kepakaran

Jadi Tujuan Trekking

Tempat ini jadi salah satu tujuan trekking di Bandung Timur, salah satu jalur yang cukup populer adalah melalui kawasan Kebun Kina Bukit Tunggul atau Palintang. Lembah Tengkorak Bandung (Via Kebun Kina Pangli)

Perjalanan dari titik awal melewati jalan perkebunan dan jalur berbatu, terdapat bagian yang rusak, berlumpur atau memiliki genangan, sehingga kondisi jalur sangat dipengaruhi cuaca.

Setelah melewati jalan perkebunan, jalur berlanjut melalui area kebun dan lahan warga. Di beberapa bagian, pendaki bisa melihat panorama perbukitan sebelum masuk lebih jauh ke kawasan hutan.

Vegetasi kemudian menjadi lebih rapat dan terdapat sungai kecil dengan air jernih di perjalanan menuju danau. Jalur tidak sepenuhnya datar. Ada bagian menanjak menuju punggungan, kemudian dilanjutkan dengan turunan menuju lembah.

Setelah melewati kawasan hutan, perjalanan berakhir di lembah tempat Danau Urugan berada. Kontras antara perjalanan melewati jalur hutan dengan kemunculan danau menjadi salah satu daya tarik perjalanan ini.

Total jalur trekking yaitu sekitar 6,5 km, dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 33 menit. Namun waktu tersebut juga bergantung pada kecepatan dan daya tahan masing-masing orang.

Itulah ulasan mengenai Danau Urugan yang ada di jalur trekking Lembah Tengkorak Sumedang, salah satu destinasi wisata untuk menikmati momen libur akhir pekan.

Editor : Dede Imran

Tags :
BERITA TERKAIT