Sukabumi Update

Gunung Artapela Kertasari, Ada Puncak Sulibra dan Hamparan Edelweiss di Jalurnya

Gunung Artapela, salah satu destinasi pendakian yang ada di kawasan Bandung yang cocok untuk pendaki pemula. (Sumber : Gmaps)

SUKABUMIUPDATE.com - Kabupaten Bandung memiliki sejumlah gunung yang menawarkan pengalaman pendakian dengan karakter berbeda, salah satunya Gunung Artapela di Kecamatan Kertasari.

Gunung yang memiliki ketinggian sekitar 2.194 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini dikenal dengan jalur yang melewati perkebunan dan kawasan terbuka hingga menuju Puncak Sulibra.

Dari bagian atas, pendaki dapat menikmati panorama perbukitan Bandung Selatan, sekaligus mendirikan tenda dan menunggu matahari terbit di tengah suasana pegunungan yang sejuk.

Salah satu karakter paling menarik adalah punggungan gunung yang terbuka sehingga menawarkan pemandangan luas dari ketinggian.

Baca Juga: Jangan Buang Kulit Durian! Mengenal Briket Bioarang Si Raja Buah

Berbeda dengan pendakian yang sebagian besar berada di bawah kanopi hutan, perjalanan di Artapela banyak melewati perkebunan, ladang sayuran, dan padang rumput terbuka.

Di bagian atas, terdapat kawasan Puncak Sulibra yang dikenal sebagai area luas untuk berkemah. Namun, karena area puncaknya terbuka, angin juga lebih terasa, terutama ketika malam atau saat cuaca berkabut.

Lokasi Gunung Artapela

Gunung Artapela berada di Desa Sukapura, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Jalur Pendakian Gunung Artapela

Ada beberapa jalur yang dikenal menuju Gunung Artapela, yaitu;

1. Jalur Cirawa

Jalur Cirawa menjadi salah satu akses yang banyak direkomendasikan. Titik pendakiannya berada di Kampung Cirawa, Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari.

Baca Juga: Gunung Luhur Sukamakmur, Pilihan Pendakian Singkat untuk Menikmati Panorama Bogor

2. Jalur Jamuju

Jalur ini memiliki karakter yang relatif lebih landai sehingga dinilai cocok sebagai pilihan bagi pendaki yang ingin menikmati jalur dengan tanjakan yang tidak terlalu agresif.

3. Jalur Seven Field

Berbeda dengan Jamuju, jalur Seven Field lebih banyak tanjakan. Jalur ini memiliki medan yang cukup menanjak, sedangkan Jamuju relatif lebih landai.

Waktu pendakian tergantung jalur dan kondisi pendaki, namun menurut beberapa sumber waktunya berada di kisaran 2–3 jam. Namun, estimasi waktu tersebut bisa jadi lebih lama tergantung pada stamina dan kecepatan pendaki.

Daya Tarik Gunung Artapela

Dari kawasan puncak, pendaki dapat menikmati panorama pegunungan Bandung Selatan, termasuk Gunung Wayang, Gunung Windu dan Gunung Malabar. Pada cuaca cerah, lanskap perkebunan dan perbukitan di sekitarnya juga terlihat luas.

Selain itu, gunung ini juga cukup dikenal sebagai tujuan camping, terutama karena Puncak Sulibra memiliki area terbuka yang luas. Pendaki bisa mendirikan tenda di kawasan puncak dan menikmati suasana malam dengan panorama perbukitan di sekitarnya.

Pagi harinya, kawasan puncak menjadi salah satu tempat untuk menikmati sunrise. Selain matahari terbit, posisi terbuka di punggungan juga memungkinkan pendaki menikmati perubahan warna langit dan panorama perbukitan Bandung Selatan.

Hal paling menariknya yaitu Artapela sering disebut sebagai “surga edelweiss” karena keberadaan bunga edelweiss di kawasan pegunungannya. Namun, selalu ingat jika bunga ini tidak boleh dipetik untuk menjaga kelestariannya.

Itulah ulasan mengenai Gunung Artapela, salah satu destinasi pendakian yang ada di kawasan Bandung yang cocok untuk pendaki pemula.

Editor : Dede Imran

Tags :
BERITA TERKAIT