SUKABUMIUPDATE.com - Kota Sukabumi kembali menunjukkan peningkatan prestasi dalam Program Integrasi Promosi Wisata Smiling West Java (SWJ) Award. Pada penilaian Agustus 2026, Kota Sukabumi berhasil menduduki peringkat kedua setelah Kota Tasikmalaya.
Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Kota Sukabumi meraih 88 poin, hanya terpaut satu angka dari Kota Tasikmalaya yang menempati peringkat pertama dengan 89 poin. Sementara peringkat ketiga diraih Kabupaten Garut dengan 87 poin.
Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menyambut capaian tersebut sebagai kabar menggembirakan. Menurutnya, prestasi itu sekaligus menunjukkan kinerja aparatur Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya di bidang pariwisata, semakin nyata dan membuahkan hasil.
"Alhamdulillah, ini jelas menjadi kabar yang menggembirakan karena prestasi itu juga menunjukkan kinerja aparatur pemerintah Kota Sukabumi, khususnya di bidang pariwisata semakin nyata dan membuahkan prestasi," ungkap Ayep Zaki dalam keterangannya, Rabu (7/10/2026).
Baca Juga: Jelang Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Pemkab Sukabumi Matangkan Persiapan
Capaian tersebut melanjutkan tren positif Kota Sukabumi dalam SWJ Award 2026. Sebelumnya, pada Mei 2026, Kota Sukabumi berhasil masuk lima besar Smiling West Java Award 2026 pada platform Instagram.
Pada pembaruan penilaian berikutnya, Kota Sukabumi kembali menunjukkan peningkatan dengan menyodok ke posisi empat besar kategori Integrasi Promosi Pariwisata Terbaik periode Juli 2026. Selain masuk empat besar, Kota Sukabumi juga meraih penghargaan Best Monthly Insight Analytics.
Program yang rutin diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat tersebut bertujuan membangun ekosistem promosi pariwisata yang inklusif, terintegrasi, dan berbasis filosofi Sunda “Someah Hade Ka Semah”, yang bermakna ramah kepada tamu.
Ayep mengatakan, capaian sebagai runner-up dengan selisih hanya satu poin dari Kota Tasikmalaya menunjukkan semakin solidnya para pekerja kreatif dalam mempromosikan potensi pariwisata Kota Sukabumi.
Baca Juga: Jangan Terlewat! Ini Urutan Doa Setelah Sholat Fardhu, Lengkap dengan Dzikir dan Bacaannya
"Program Integrasi Promosi Wisata bagi Kota Sukabumi yang sudah memiliki kekhasan lokal memang butuh sentuhan yang tidak terlalu banyak. Tinggal butuh kejelian kreatif, di angle yang mana yang harus di-push dan terus dikencangkan promosinya agar Kota Sukabumi bisa lebih dikenal," ungkapnya.
Putra asli Sukabumi tersebut optimistis Kota Sukabumi dapat terus meningkatkan capaian hingga menempati posisi teratas dalam integrasi promosi wisata.
Ia meyakini, dengan penguatan kreativitas dan promosi yang dilakukan secara konsisten, posisi puncak tersebut dapat diraih dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Seperti diketahui, Program Smiling West Java dilakukan untuk mendorong peningkatan kualitas konten promosi digital, memperkuat sinergi antardaerah, serta meningkatkan kapasitas dalam merespons isu di media sosial. Program tersebut diharapkan turut memperkuat citra Jawa Barat sebagai destinasi wisata yang ramah, aman, dan istimewa.
Baca Juga: Proyek KNMP Tanpa Dermaga, Nelayan Tegalbuleud Sukabumi Desak Pembangunan Tempat Bersandar
Pada penilaian Agustus 2026, Kota Tasikmalaya menempati peringkat pertama dengan 89 poin, disusul Kota Sukabumi di posisi kedua dengan 88 poin, dan Kabupaten Garut di peringkat ketiga dengan 87 poin.
Editor : Ikbal Juliansyah