Sukabumi Update

Sebelum Diadopsi Sri, Gadis Cilik Korban Pembunuhan di Lembursitu Sering Berganti Keluarga

SUKABUMIUPDATE.com - Gadis cilik yang menjadi korban pemerkosaan serta pembunuhan kakak serta ibu angkatnya, semasa hidup sering dititipkan oleh ibu kandungnya yang diketahui bernama Ii kepada orang lain.

Nadia yang saat itu berusia 1,5 tahun dititipkan kepada Sarjang dan Kokom warga Cikundul Girang, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. Sarjang tak ada ikatan saudara dengan Ii maupun dengan ayah kandung Nadia yang bernama Hadi. Saat itu Ii sama-sama tinggal di Kelurahan Cikundul namun beda kampung dengan Sarjang.

BACA JUGA: Kesaksian Tetangga di Lembursitu Sukabumi, Nadia Sering Disiksa Orang Tua Angkatnya

"Orang tua kandung yang menitipkannya. Ibunya berniat memberikan anak itu ke saya. Tapi saya menolak karena untuk mengasuh harus jelas jadi saya hanya menyanggupi untuk mengasuh sementara waktu. Alasan ibu kandungnya sedang hamil dan keterbatasan ekonomi sehingga dititipkan ke saya," ujar Sarjang.

Namun, anak ini hanya sekitar tiga bulan saja dengan Sarjang karena Kokom istrinya, sakit. Sarjang pun mengembalikan anak tersebut kepada ibu kandungnya.

BACA JUGA: Komnas PA Minta Ibu Angkat Pembunuh Nadia Dijerat Hukuman Seumur Hidup

Tetapi oleh ibu kandungnya, Nadia diserahkan kepada Dayat suami Sri alias Yuyu, pelaku pembunuhan. Sehingga sejak usia dua tahun Nadia tinggal bersama orang tua angkatnya Hidayat dan Sri juga kedua kakak angkat RG (16 tahun) serta Rd (14 tahun).

Dayat dan Sri ini sebelumnya sudah mengenal Nadia saat dititipkan kepada Sarjang. Sebab saat itu Dayat tinggal ngontrak rumah Sarjang. "Saat anak itu disini, Dayat sering ngambil anak itu. Dayat menginginkan anak itu karena tidak punya anak perempuan," jelasnya.

BACA JUGA: Ibu dan Anak Pelaku Pembunuhan di Lembursitu Sukabumi Idap Kelainan Seks, Inses?

Sarjang mengungkapkan, setelah mengambil anak itu, Dayat bersama Sri dan kedua anaknya itu meninggalkan rumah kontrakan tersebut. "Dayat itu pindah dari sini sambil membawa anak itu. Pindahnya malam-malam dan tanpa berpamitan dengan saya," ujar Sarjang.

Sarjang pun tak tahu keluarga Dayat ini pindah kemana. Sarjang juga tak tahu keberadaan ibu kandung Nadia.

BACA JUGA: Ibu Anak Pelaku Inses dan Pembunuh Bocah di Lembursitu Jalani Tes Kejiwaan

Sementara itu, uwa Nadia, Tati mengatakan, ayah kandung Nadia bernama Hadi merupakan orang Baros. Menurut Tati, Ii sudah menikah lagi dengan pria bernama Jaja setelah bercerai dengan Hadi. Tati mengungkapkan, Ii memberikan Nadia ke orang lain karena tak mampu menghidupi dan tak bisa memberinya jajan.

"Yang salah itu Ii, ibu kandungnya. Nadia ini sejak kecil memang suka dikasihkan ke orang lain. Alasan Ii mengasihkan anaknya ke orang karena tak sanggup ngasih jajan," jelasnya.

BACA JUGA: Berawal dari Video Porno, Motif Pembunuhan dan Perkosaan Nadia di Lembursitu Sukabumi

Suami Tati, Nanda mengatakan, keluarga angkat Nadia selalu berpindah-pindah rumah dan tak jelas asal-usulnya. "Pindah ngontrak, pindah ngontrak," singkatnya.

Nanda pun menyebutkan kalau ibu kandung Nadia bersama suami keduanya tinggal di Tegalpanjang, Kelurahan Cikundul. Berdasarkan informasi tersebut, sukabumiupdate.com kemudian menelusuri keberadan rumah ibu kandung Nadia. Namun pihak keluarga Jaja di Tegalpanjang menyatakan, Ii dan Jaja pindah ke daerah Cicadas, masih di Kelurahan Cikundul.

Editor : Andri Somantri

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI