Sukabumi Update

PLN Indonesia Power UBP JPR Perkuat Pengawalan Batu Bara untuk Keandalan Listrik

PLN IP UBP JPR memperkuat sistem pengawasan bahan bakar pembangkit melalui kegiatan pergantian personel pendampingan penerimaan dan pengujian batu bara. (Sumber: PLN IP UBP JPR)

SUKABUMIUPDATE.com - Awal tahun 2026 membawa langkah strategis bagi PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu. Sebagai bagian dari komitmen nasional menjaga keandalan kelistrikan, UBP JPR memperkuat sistem pengawasan bahan bakar pembangkit melalui kegiatan pergantian personel pendampingan penerimaan dan pengujian batu bara.

Kegiatan ini menjadi jawaban atas tantangan penyediaan energi primer yang andal. Sekaligus memastikan kualitas batu bara yang masuk ke area pembangkit tetap terjaga sesuai standar operasional. Agenda strategis ini dipimpin Senior Manager UBP JPR, Bowo Pramono, didampingi Manager Pengelolaan Energi Primer, Deni Nugraha, serta dihadiri Komandan Distrik Militer 0622, Letkol Inf Agung Ari Wibowo beserta jajaran.

Kolaborasi ini meneguhkan peran BUMN dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui proses yang akuntabel, transparan, dan terukur. Kehadiran unsur TNI memperkuat aspek pengamanan sekaligus memastikan rantai pasok energi berjalan tertib dan terawasi dengan baik.

Baca Juga: Mati Mesin dan Hilang Kendali di Jalan Rusak, Mobil Ayla Terbalik di Tanjakan Cipetir Kadudampit

Penguatan pendampingan batu bara ini menjadi bukti bahwa keandalan listrik yang dirasakan masyarakat berawal dari integritas pengelolaan bahan bakar sejak di pintu masuk pembangkit. Setiap ton batu bara yang diterima menjalani proses verifikasi ketat.

Mulai dari kualitas, kuantitas, hingga kelayakan operasional, untuk meminimalkan risiko gangguan teknis pada unit pembangkit. Dengan langkah ini, PLN Indonesia Power UBP JPR menegaskan kesiapan menghadapi kebutuhan listrik di tahun 2026 yang semakin dinamis serta menuntut keandalan tinggi.

Senior Manager UBP JPR, Bowo Pramono menyampaikan upaya ini bentuk komitmen nyata perusahaan dalam melayani masyarakat. “Penyegaran personel pendampingan ini adalah ikhtiar kami untuk menjaga kedaulatan energi dari hulu. Karena bagi kami, setiap lampu yang menyala di rumah masyarakat adalah hasil dari pengawasan ketat dan kerja keras yang tidak pernah berhenti di balik layar,” ujarnya.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Umumkan Defisit APBN 2025 Capai Rp 695,1 Triliun atau 2,92 Persen PDB

Melalui kolaborasi, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pengelolaan energi primer, PLN Indonesia Power UBP Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu memastikan operasional pembangkit tetap prima sepanjang tahun 2026. Sekaligus menjaga pasokan listrik tetap andal untuk mendukung aktivitas masyarakat, perekonomian daerah, hingga keberlanjutan pembangunan nasional. (adv)

 

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT