Sukabumi Update

Kolaborasi Strategis Bersama Forum CSR: PLN Indonesia Power UBP Jabar 2 Perkuat Fondasi Keselamatan Daerah

Rapat Koordinasi Peningkatan Sinergitas Perencanaan Pembangunan dalam Penanggulangan Bencana Daerah di Kabupaten Sukabumi (Sumber: PLN IP UBP JPR)

SUKABUMIUPDATE.com - Mengawali lembaran baru tahun 2026 dengan semangat resiliensi, PT PLN Indonesia Power (PLN IP) Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu mempertegas perannya sebagai pilar stabilitas nasional. Kamis (22/1/2026), PLN IP UBP JPR yang juga mengemban amanah sebagai Ketua Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kabupaten Sukabumi, menghadiri Rapat Koordinasi Peningkatan Sinergitas Perencanaan Pembangunan dalam Penanggulangan Bencana Daerah yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi di Grand Sulanjana.

Langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menyelaraskan operasional objek vital nasional dengan keselamatan masyarakat di tengah tantangan geografis wilayah yang kompleks. Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi, Drs. H. Asep Japar, MM, ini menjadi momentum krusial untuk memetakan risiko pembangunan di masa depan.

Dalam forum tersebut, PLN IP UBP JPR bersama jajaran eksekutif daerah merumuskan rencana aksi tanggap bencana yang terintegrasi. Sebagai pengelola infrastruktur kelistrikan yang vital bagi keandalan listrik di Jawa Barat, perusahaan memandang bahwa ketangguhan wilayah terhadap bencana adalah fondasi mutlak bagi keberlanjutan pasokan energi nasional.

Baca Juga: Ingin Belajar Trading dari Nol Tanpa Gagal? Ini Rahasianya!

Sinergi ini memastikan bahwa gerak langkah pembangunan ekonomi dan industri di tahun 2026 tetap berjalan selaras dengan mitigasi risiko yang matang.

Dalam sambutannya Bupati sukabumi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan perusahaan yang berkenan hadir lalu memaparkan maksud dan tujuan serta menjelaskan situasi dan kondisi yang dihadapi kabupaten sukabumi.

“Kabupaten Sukabumi saat ini berada dalam kondisi yang bisa kita anggap biasa biasa saja, sejak tahun 2024 kita menghadapi peningkatan signifikan bencana seperti banjir, pergeseran tanah, longsor, dan tidak hanya berdampak pada masyarakat tetapi juga kepada dunia usaha dan investasi” jelasnya.

Baca Juga: Keributan di Kawasan Jubleg Sukabumi, Warga versus Tukang Parkir Gegara HP

Beliau juga menambahkan bahwa pemerintah daerah ksangat membutuhkan bantuan perusahaan terkait tanggap darurat bencana di kabupaten sukabumi melalui Program CSR kebencanaan dari perusahaan swasta.

Menanggapi hal tersebut sebagai Ketua Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, Kemitraan, dan Bina Lingkungan (TJSPKBL)/CSR Kabupaten Sukabumi, Senior Manager PLN IP UBP JPR, Bowo Pramono, menekankan pentingnya peran dunia usaha sebagai bagian dari struktur sosial daerah. Bowo mengajak seluruh pimpinan perusahaan di Sukabumi untuk mentransformasikan program CSR menjadi instrumen penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana.

"Kami meyakini bahwa kontribusi dunia usaha dalam penanggulangan bencana bukan sekadar kewajiban sosial, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan daerah yang aman, kondusif, dan berdaya saing." tegas Bowo Pramono.

Baca Juga: Ketua Komisi IV: Tak Ada Penyintas Bencana di Kabupaten Sukabumi yang Kelaparan

Melalui kolaborasi antara Bapperida, BPBD, dan Forum CSR ini, PT PLN Indonesia Power UBP Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu optimis dapat mengawal tahun 2026 dengan operasional yang lebih andal. Dengan semangat kebersamaan, sinergi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada dokumen perencanaan, melainkan menjadi aksi nyata yang membawa cahaya terang bagi kelistrikan nasional sekaligus rasa aman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi. (adv)

 

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT