Sukabumi Update

Gernas BBI: Disdagin Gembleng Siswa SMK di Sukabumi Jadi Konsumen Cerdas

Disdagin menggelar Sosialisasi Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di SMK Yashika Sukabumi (Sumber: dok Disdagin)

SUKABUMIUPDATE.com - Di tengah gempuran produk asing yang membanjiri pasar lokal, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) mengambil langkah proaktif untuk membentengi generasi muda. Belum lama ini, Disdagin menggelar Sosialisasi Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di SMK Yashika Sukabumi beberapa waktu lalu.

Kegiatan ini lebih dari sekadar seremoni rutin. Para siswa diajak memahami urgensi kedaulatan ekonomi melalui kebiasaan belanja sehari-hari, sekaligus dilatih menjadi konsumen cerdas yang mampu memilah produk lokal dan asing.

Kepala Bidang Pengembangan Ekspor dan Pemasaran Produk Dalam Negeri Disdagin Kabupaten Sukabumi, Irwan Fajar, hadir langsung sebagai narasumber. Dalam paparannya, Irwan menekankan bahwa mencintai produk dalam negeri adalah bentuk patriotisme modern.

Baca Juga: Dinas Pendidikan: Pelajar SMP di Tegalbuleud Jadi 1 dari 4 Terduga Pelaku Rudapaksa Siswi SMK

“Kami ingin menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap produk bangsa sendiri. Siswa-siswi ini adalah generasi penerus. Mereka harus mampu memilah dan memilih produk saat berbelanja, sehingga tidak hanya menjadi penonton di negeri sendiri," ujar Irwan Fajar kepada sukabumiupdate.com, Rabu (4/2/2026).

Irwan menambahkan, gerakan Bangga Buatan Indonesia memiliki efek domino terhadap perekonomian nasional. Jika masyarakat, khususnya generasi Z, mulai beralih ke produk lokal, lapangan kerja akan terbuka lebih luas dan pelaku UMKM akan semakin berdaya.

Dalam sosialisasi tersebut, siswa juga diperkenalkan pada beberapa contoh produk asli Indonesia yang telah menembus pasar internasional. Selain itu, mereka diberikan tips menjadi konsumen cerdas, seperti teliti dalam memeriksa legalitas dan kualitas produk sebelum membeli.

Baca Juga: Menkes: Setiap Jam Ada 4 Bayi Meninggal, Per 2 Jam 2 Ribu Ibu Wafat Dalam Persalinan

Pemilihan SMK Yashika sebagai lokasi kegiatan merupakan bagian dari rangkaian kunjungan ke berbagai SMA dan SMK di Kabupaten Sukabumi. Langkah ini dinilai strategis mengingat remaja merupakan target utama perdagangan digital dan rentan terhadap tren produk impor.

Irwan berharap, melalui kegiatan ini, para siswa bisa menjadi agen perubahan yang memprioritaskan karya anak bangsa.

"Harapannya, mereka bisa menjadi agen perubahan. Dengan memilih produk dalam negeri, mereka secara langsung ikut memperkuat struktur ekonomi bangsa kita sendiri," pungkasnya. (adv)

 

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT